Jokowi Dorong KAHMI Buka Mitra Baru Investasi dengan Timur Tengah

MEDAN– Membuka mitra baru dalam bidang investasi ekonomi  luar negeri menjadi salah satu langkah strategis bagi bangsa Indonesia untuk memenangkan persaingan diera globalisasi ekonomi.

Hal itu diungkapkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas-KAHMI) ke 10 di Hotel Santika Medan Sumatera Utara, Jumat (17/11/2017) sore.

Menurut Jokowi, Indonesia dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia sangat memungkinkan membuka kerjasama dengan Negara-negara timur tengah dalam bidang industri kreatif.

“Dan yang saya lihat paling kuat adalah industri kreatif di bidang fashion hijab. Kita sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, pasar itu sangat menjajikan dan pasar itu sangat menjanjikan dan saya senang sekali apabila ada pembisnis-pembisnis baru di bidang ini yang kami juga bisa sedikit menyuting agar ini bisa tumbuh dengan baik sehingga bisnis-bisnis baru ini bisa kembangkan dengan baik,” kata Jokowi.

Jokowi berharap, Munas KAHMI ke 10 yang mengusung tema ‘Meneguhkan Kepemimpinan Berkeadilan untuk Kejayaan NKRI’ akan menghasilkan gagasan-gagasan baru untuk kemajuan bangsa dan Negara.

Hadir dalam pembukaan munas, Kapolri Jenderal.Pol. Tito Karnavian, Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Efendi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Sumatera Utara (SUMUT) Tengku Erry Nuradi, Wakil Ketua KPK La Ode Syarif dan Ketua SC Munas Kahmi Mahfud MD.

Pembukaan acara ditandai dengan penabuhan gendang bersama-sama oleh Presiden Jokowi, dan sejumlah tokoh nasional yang hadir.

Rencananya Munas KAHMI ke X akan diselenggrakan selama tiga hari, dari 17hingga 19 November 2017 mendatang. Wapres Jusuf Kala dijadwalkan akan menghadiri penutupan Munas KAHMI ke 10  yang direncanakan dihelat di Istana Maimun Medan. (kt7)

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.