Pencarian Dua Korban Longsor di Imogiri Bantul Terkendala Tanah yang Masih Labil

 BANTUL – Pencarian terhadap korban banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Imogiri Bantul, dilanjutkan pagi ini, Selasa (19/03/2019), setelah semalam dihentikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat Korban bencana banjir dan tanah longsor di Bantul yang terjadi pada Minggu (17/03/2019) lalu berjumlah 5 orang. Tiga korban sudah ditemukan, dan dua orang dalam pencarian.

Untuk ketiga korban, yakni Painem (71) warga Numpukan, Karangtengah, Imogiri yang diketahui hipotermia karena banjir.

Kedua, Sudiatmojo (86) menjadi korban tanah longsor di Kedungbuweng, Pajimatan, Wukirsari, Imogiri. Satu korban lainnya diketahui bernama Sukiyat (56) warga Nogosari 2, Selopamioro Imogiri,

“Selain itu ada 2 orang korban lagi yang masih hilang tertimbun tanah longsor di Imogiri. Pencarian semalam sempat dihentikan dan dilanjutkan hari ini,”  Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto. 

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Bantul melakukan evakuasi di lokasi tanah longsor, Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul. 2 orang dikabarkan masih tertimbun longsoran, sedangkan 4 orang selamat serta 1 orang lagi meninggal.

Ketua RT.02 Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul, Ismoyo Haryanto mengatakan ada 2 rumah yang terkena tanah longsor. Di mana jumlah penghuni kedua rumah tersebut total berjumlah 7 orang. Sebanyak empat orang selamat, satu orang ditemukan dan dua lainnya masih tertimbun.

“Untuk korban meninggal atas nama Sudiatmojo (80), sedangkan untuk korban yang masih tertimbu longsoran masing-masing bernama Eko Supatmi (45) dan Rufi Kusuma Putri (9),” imbuhnya.

Dwi Daryanto mengatakan, BPBD bersama Kodim 0729/Bantul dan Polres Bantul beserta TIM SAR juga relawan telah melakukan proses evakuasi hingga tadi malam. Sedangkan untuk hari ini pencarian akan dimulai sekitar Pukul 08.00 WIB memfokuskan kepada dua korban yang masih tertimbun longsor.

Dwi menjelaskan untuk mencari kedua korban pihaknya sudah menerjunkan tiga alat berat. Evakuasi mengalami kendala karena tanah di atas masih bergerak atau labil. Selain itu Ada aliran air yang liar,

“Pencarian tiga hari, namun bilamana belum ditemukan dan keluarga menginginkan korban pditemukan maka pencarian akan ditambah,” tukasnya. 

Seperti diketahui, wilayah Bantul yang diguyur hujan sepanjang Minggu (17/03/2019) kelarin menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah, termasuk makam raja – raja Imogiri juga longsor. (kt2)

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.