DIY Rawan Keamanan Pemilu 2019, Sri Sultan Minta Semua Pihak Persiapkan Antisipasi

YOGYAKARTA – Menurut Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masuk dalam pemetaan rawan gangguan keamanan dalam Pemilu 2019. Terkait hal itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta semua pihak untuk tetap waspada dan melakukan berbagai upaya preventif atau pencegahan jelang pemilu 2019,

“Saya mohon agar KPU DIY dan Bawaslu DIY bisa betul-betul mengkonsolidasikan urusan keamanan dengan pihak kepolisian, mulai dari tingkat Polda, Polres, atau Polresta, sampai Polsek. Ini termasuk upaya pengamanan distribusi logistik. Mohon untuk diperhatikan,” tutur Sri Sultan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di DIY, Senin (25/03) di nDalem Ageng, Komplek Kepatihan, Yogyakarta.

Dikatakan Sri Sultan, upaya preventif penting agar tidak berkembang isu-isu yang tidak benar atau terjadi hal-hal yang dapat menghambat gelaran pesta demokrasi di Indonesia. Menurutnya, waktu paling rawan dalam rangkaian pemilu ialah pada masa minggu tenang,

“Untuk itu, diperlukan upaya menciptakan kondisi yang kondusif,” pintanya.

Pada minggu tenang, kata Sri Sultan, pembersihan terhadap alat peraga kampanye juga perlu dilakukan. Komisi Pemiluhan Umum (KPU) dan Badan Pengawa Pemilu (Bawaslu) DIY diminta tidak segan-segan untuk selalu melakukan koordinasi dengan Forkopimda DIY,

“Hal ini demi terwujudnya pelaksanaan pemilu yang benar-benar jujur dan adil, termasuk upaya menjaga lingkungan sekitar TPS (Tempat Pemungutan Suara),” imbuhnya,

Terkait pengamanan TPS, Sri Sultan mencontohkan kejadian Pilkada Jakarta, dimana waktu itu, ada sekelompok orang di luar TPS, memakai seragam tertentu, tapi sekedar menyapa, mengucapkan salam, atau mengimbau pada yang lewat untuk menggunakan suaranya dengan baik dan benar. Meski tidak melanggar hukum, tapi bisa jadi akan menimbulkan konflik,

“Resiko semacam itu untuk saat ini menurut perkiraan saya bisa terjadi, karena kecenderungan fight pilpres tinggi. Jadi saya mohon hal seperti ini bisa diantisipasi,” tandas Sri Sultan. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.