Tingkatkan Layanan PAUD Berkualitas, Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman Dikukuhkan

SLEMAN – Bupati Sleman sekaligus Ibu PAUD Kabupaten Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo melantik dan mengukuhkan Pengurus Kelompok Kerja Ibu Pendidikan Anak Usia Dini (Pokja Ibu PAUD) Kabupaten Sleman Tahun 2021-2024, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (27/11/2021). 

Kustini mengatakan, tujuan dibentuknya Pokja Ibu PAUD adalah untuk mendukung pelaksanaan peran dan tugasnya sebagai Ibu PAUD dalam menggerakan peningkatan layanan PAUD yang berkualitas di Kabupaten Sleman,

“Saya sebagai kepala daerah yang sekaligus juga sebagai Ibu PAUD tentu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga program-program yang telah dibuat, diharapkan nantinya bisa diwujudkan dengan adanya Pokja Ibu PAUD ini,” kata Kustini.

Menurut Kustini, anggota Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman terdiri dari 36 orang perwakilan dari berbagai unsur. Dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, BAPPEDA, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Pariwisata, Dinas Perpustakaan, Dinas Kebudayaan, Dinas Dukcapil, Dinas PMK. Sedangkan dari unsur organsiasi mitra ada PKK, Forum PAUD, IGTKI dan HIMPAUDI serta praktisi dan dosen atau akademisi,

“Harapan saya dengan beragamnya unsur kepengurusan ini, akan muncul ide-ide kreatif dalam menyusun program dan tentunya masing-masing komponen akan saling mendukung,” harapnya.

Ia menjelaskan, program prioritas Ibu PAUD Kabupaten Sleman adalah mewujudkan PAUD yang berkualitas melalui layanan PAUD Holistik Integratif dan berbudaya. PAUD Holistik Integratif yaitu memberikan layanan kepada anak baik berupa pendidikan, pengasuhan, kesehatan dan gizi serta perlindungan secara optimal. Selain dari sisi pendidikan dan kebudayaan, sasaran lain dari program Ibu PAUD adalah peningkatan kesehatan anak, diantaranya mencegah stunting,

“Saya yakin angka stunting di Sleman akan turun. Saya sudah mengeluarkan edaran Bupati tentang PAUD Holistik Integratif dan SK Pembentukan Gugus Tugas PAUD HI. Dan sekarang sudah terbentuk Pokja Ibu PAUD. Jika kedua tim ini melaksanakan tugas secara optimal dan saling bersinergi, tentu akan membawa dampak besar bagi perkembangan PAUD di Sleman, jadi tidak hanya berdampak pada perubahan angka stunting saja,” ujarnya.

Pelantikan Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman juga dihadiri Ketua Pokja Ibu PAUD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAAPaku Alam X.

Istri dari Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka KGPAA PA X ini mengatakan, Pokja Ibu PAUD DIY memiliki program prioritas yaitu terwujudnya PAUD Holistik Integratif yang berbasis budaya lokal. Ia berharap Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman juga bisa lebih mengembangkan program tersebut,

“Harapannya peningkatan kualitas PAUD selain berbasis Holistik Integratif juga berbudaya lokal. Kita mengharapkan setiap anak-anak mempunyai karakter yang mencerminkan budaya Yogyakarta, yaitu santun dan rukun. Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman juga diharapkan memasukannya dalam program kerja yang akan dilaksanakan,” harapnya.

GKBRAA Paku Alam X juga meminta masyarakat di Kabupaten Sleman juga berpartisipasi aktif dalam memajukan PAUD. Meskipun saat pandemi Covid-19 anak-anak belajar dari rumah, namun ia berharap tetap didaftarkan untuk bersekolah PAUD,

“Saya mengharapkan masyarakat tetap mendaftarkan anak-anaknya ke PAUD di daerahnya masing- masing. Meskipun di masa pandemi ini orang tua memiliki peran utama dalam mendampingi anak-anak, namun anak-anak juga perlu dipandu oleh guru-guru yang berpengalaman dan memiliki kompetensi di PAUD,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widaryana, MM yang juga hadir dalam acara pelantikan berharap, dengan terbentuknya Pokja Ibu PAUD yang mengakomodir berbagai unsur, baik OPD maupun masyarakat, PAUD di Kabupaten Sleman akan semakin berkualitas,

“Dengan sinergitas berbagai unsur di dalam Pokja Ibu PAUD ini, diharapkan layanan PAUD di Sleman semakin berkualitas, sehingga betu-betul bisa mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul di masa mendatang,” kata Ery.

Ketua Pokja Ibu PAUD Kabupaten Sleman, Nur Cholimah, M.Pd optimis Pokja Ibu PAUD yang didukung berbagai unsur dari OPD maupun organisasi mitra, praktisi serta akademisi, bisa melaksanakan program-program kerja untuk mewujudkan PAUD Berkualitas dan Berbudaya di Kabupaten Sleman,

“Langkah pertama tentu kita akan melakukan sosialisasi keberadaan Pokja Ibu PAUD kepada masyarakat, kemudian mengoptimalkan bidang-bidang yang sudah merumuskan program kerja agar bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga program serta kebijakan Ibu PAUD Kabupaten Sleman bisa diwujudkan, yaitu PAUD berkualitas dengan layanan Holistik Integratif yang berbudaya,” pungkasnya. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.