Percantik Kawasan Monumen Yos Sudarso, Dispen Kodiklatal Kembangkan Tanaman Buah


Tanaman buah naga di sekitar Monumen Yos Sudarso yang dikembangkan Dispen Kodiklatal. Foto: ist

SURABAYA -  Seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Penerangan (Dispen) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) mengisi kegiatan olah raga pagi dengan menanam berbagai jenis pohon buah-buahan di lahan kosong sekitar Monumen Yos Sudarso, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Selasa (15/2/2022). 

Berbagai tanaman buah-buahan ditanam di lahan seluas  tiga hektar yang terletak di belakang Monumen Yos Sudarso, diantara adalah pohon Mangga jenis Manalagi dan Gadung, buah Alpukat serta buah Jambu Kristal. Tanaman buah tersebut melengkapi tanaman buah yang telah ditanam sebelumnya, yaitu Buah Naga beberapa waktu lalu. Bahkan, untuk Buah naga yang berjumlah sekita 120 pohon telah dipanen beberapa kali.

Selain melaksanakan penanaman pohon buah, juga diadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan Monumen Yos Sudarso berupa pemangkasan pohon yang sudah rimbun dan pembersihan rumput dan tanaman yang tumbuh merambat di pagar Monumen Yos Sudarso.

Kasubdispenum Dispen Kodiklatal Letkol Laut (KH) Agus Setiawan mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon kali ini dilakukan di area seluas tiga hektare dengan memprioritaskan tanaman buah agar lebih produktif dan hasilnya bisa dinikmati bersama oleh seluruh anggota. Selain itu, dengan penanaman ini agar lingkungan Monumen Yos Sudarso bisa lebih hijau, asri dan udaranya lebih sejuk.

Melalui kegiatan penanaman pohon buah ini, kawasan Yos Sudarso yang juga merupakan salah satu hutan kota di Surabaya diharapkan dapat terjaga dengan baik, termasuk mengurangi pencemaran udara dari kendaraan-kendaraan besar yang melintas di Bundaran Kodiklatal.

Usai melaksanakan penanaman pohon, Kasubdispenum menekankan agar seluruh anggota merawat tanaman buah tersebut, dengan cara memberi pupuk, membersihkan rumput dan menyiramnya apabila diperlukan. “Saya tidak ingin pohon tersebut hanya ditanam kemudian tidak dirawat dengan baik sehingga mati dan tidak dapat memberikan manfaat,” ujarnya.(pr/kt3)

Redaktur: Hamzah


 

Baca Juga