Edutek  

Jangan Sampai Anda Ditolak Melamar Kerja Karena Tak Bisa Bikin CV Bagus, Begini Caranya

Ilustrasi CV. Foto: Isal

jogjakartanews.com– Ketika melamar sebuah pekerjaan, baik pada instansi swasta maupun milik pemerintah, pelamar biasanya diharuskan menyertakan Curriculum Vitae (CV) atau Resume atau Daftar Riwayat Hidup. Syarat wajib ini memang tampaknya gampang saja untuk dipenuhi. Tinggal menuliskan nama, alamat, tanggal lahir dan seterusnya sebagaimana dalam Kartu Tanda Penduduk plus Riwayat Pendidikan sebagaimana dalam ijazah.

Tapi jangan salah, CV adalah hal pertama yang dilihat perusahaan dari diri seorang pelamar saat melamar sebuah pekerjaan. Keberadaan CV sangatlah krusial karena lewat CV itulah perusahaan mendapat kesan pertama mengenai si pelamar.

Apa yang ditulis dalam CV adalah usaha kita dalam membuat personal branding dan memasarkan keahlian diri sehingga kita terpilih menjadi orang yang tepat dalam mengisi posisi kerja yang dibutuhkan.

Memiliki CV yang efektif dan menarik akan meningkatkan kesempatan Anda dalam mendapatkan pekerjaan idaman Anda.

para headhunter atau Human Resource Development (HRD) yang melakukan penyaringan calon karyawan atau pegawai, bisa saja buru-buru menyortir lamaran anda ke daftar tidak diterima gara-gara CV anda tidak menarik. Sayang bukan?

Untuk itulah pemahaman tentang bagaimana membuat CV yang baik dan menarik perlu dipahami para pencari kerja atau jobseeker .

Pahami Dulu Apa Itu CV

CV adalah gambaran diri Anda yang sesungguhnya. Memiliki CV yang efektif dan menarik akan meningkatkan kesempatan Anda dalam mendapatkan pekerjaan idaman Anda.

CV adalah sebuah dokumen yang menjelaskan secara ringkas mengenai siapa diri Anda, apa saja pencapaian yang telah Anda lakukan di masa lalu, bagaimana relevansi pengalaman Anda terhadap posisi pekerjaan yang dilamar, serta apakah Anda orang yang tepat atau tidak untuk dipilih diantara kandidat lainnya. Intinya, CV merupakan gambaran personifikasi diri dalam tulisan. CV yang baik adalah dimana pembaca CV tersebut dapat membayangkan dengan baik sang pembuat CV sebelum bertemu langsung secara fisik.

Kegunaan CV

CV bagi Perusahaan yang membuka lowongan kerja adalah mempermudah mengevaluasi kompetensi dan bakat pelamar yang memiliki relevansi dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan.

CV bagi Pelamar adalah mendeskripsikan kemampuan yang dimiliki dengan cara realistis dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tingkat relevansinya tergantung dari teknik evaluasi yang dilakukan pelamar.

Jenis-Jenis CV

1. CV Berdasarkan Urutan Kronologis

Ini dia CV yang biasa digunakan kebanyakan orang. Jenis CV ini mengedepankan pendidikan dan pengalaman kerja dalam urutan kronologis, baik digunakan bila Anda mempunyai tipe perkerjaan yang sama sepanjang karir Anda, sehingga CV model ini akan memperlihatkan perkembangan karir Anda. CV seperti ini lebih disenangi oleh sejumlah perusahaan, karena format susunannya yang dimulai dengan pengalaman kerja paling baru.

2. CV Berdasarkan Keterampilan

Jenis CV ini lebih terfokus pada keterampilan dibanding pengalaman kerja. Fungsinya adalah untuk meyakinkan pemberi kerja bahwa Anda mempunyai keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut. CV ini cocok untuk para fresh graduate dan orang yang ingin berganti pekerjaan ke bidang yang berbeda dengan bidang kerjanya dulu.

Pilihlah Curriculum Vitae yang sesuai untuk Anda karena pada dasarnya ada bermacam-macam konsep dan jenis CV, yang masing-masing menonjolkan apa yang patut ditonjolkan untuk mendapatkan sebuah posisi tertentu.

Tips Membuat CV yang Menarik

1. Singkat, Jelas, dan Padat

Dalam proses pembuatan CV tidak perlu dan harus sangat dihindari terlalu panjang dan bertele-tele. CV harus bersifat simple dan rangkuman dari histori pekerjaan atau kegiatan volunteer yang telah Anda kerjakan secara singkat, jelas dan padat. Dalam pembuatan CV cukup satu lembar saja. HRD biasa tidak pernah mau membuang waktu lama untuk membaca CV yang berlembar-lembar.

2. Catak Berwarna Agar Lebih Enak Dipandang dan Dibaca

Pemilihan warna yang sesuai dengan pribadi Anda adalah pilihan tepat. Dengan pemilihan warna biasanya HRD lebih mengerti tentang segala pribadi Anda. Hal ini dikarenakan warna adalah pribadi Anda. Gunakan warna yang sesuai akan tetapi hindari penggunaan banyak variasi warna apalagi yang terlalu mencolok.

3. Memuat Diagram Kemampuan yang Simple

Dalam pembuatan CV kamu disarankan untuk menggunakan diagram yang mampu menggambarkan skill dari pribadi Anda. Diagram digunakan dengan tujuan untuk mempermudah HRD dalam membaca diagram skill yang Anda kuasai.

4. Deskripsikan Diri Anda Maksimal 360 Karakter

Deskripsikan atau gambarkan tentang diri Anda maksimal dalam 360 karakter saja. Ceritakan mulai dari kelebihan dan kekurangan Anda dalam menghadapi pekerjaan. Tulislah sesuai dengan keadaan dan kejujuran tentang diri Anda.

5. Hindari Membuat Data Pribadi yang Tidak Berhubungan dengan Pekerjaan

Dalam proses membuat CV gunakanlah data pribadi yang relevan dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Misalnya ketika kamu akan melamar pekerjaan sebagai accounting, di satu sisi kamu membanggakan keahlian kamu di bidang Olahraga. Meski tujuannya akan menunjukkan bahwa Anda Multi skill, namun tidak relevan, kecuali perusahaan Anda memproduksi alat-alat olahraga atau event organizer olah raga.

Data pribadi yang tidak relevan dengan pekerjaan yang akan diisi membuat HRD akan menolak CV Anda karena dinilai tidak berbobot dan dinilai sebagai SDM yang kurang berkualitas, jauh dari yang diharapkan untuk mengisi pekerjaan yang dibutuhkan.

6. Tuliskan Kemampuan Khusus

Biasanya kita selalu menjelaskan bahwa kita mahir dalam kemampuan umum dimana yang biasanya kita selalu menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya kita selalu mengatakan kita mahir dalam software Microsoft Office. Mahir karena terbiasa itu bukan sesuatu yang special. Namun jika Anda mampu lulus dalam ujian sertifikasi itu adalah sebuah kemampuan luar biasa yang bisa dibanggakan dalam proses membuat CV pribadi Anda.

Tentu CV bukan penentu utama Anda Bisa Diterima Bekerja. Ada tahapan tes, baik tertulis dan wawancara, bahkan praktik, tergantung mekanisme di masing-masing perusahaan atau instansi. Namun, dengan memahami pentingnya CV dan mengetahui cara membuat CV yang baik dan benar, mudah-mudahan bisa membantu Anda untuk lolos ketika melamar pekerjaan. (*)

Penulis: Priska Ariana

Editor: Faisal

5 / 100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.