Yogya kembali Hidupkan Jam Belajar Masyarakat dengan Konteks Anak Zaman Sekarang


Jajaran pemerintah Kota Yogyakarta foto bersama pemenang lomba JBM. Foto/azwar

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta kembali akan menerapkan jam belajar masyarakat seperti yang telah dilakukan Pemkot Yogya pada tahun sebelumnya, yaitu sekitar pukul 18.00-20.00 WIB.

Sekda Kota Yogyakarta,Titik Sulastri menjelaskan sekitar tahun 1980, JBM berhasil diterapkan di masyarakat Yogya, namun sayang jam belajar masyarakat tak berlangsung lama. Saat ini JBM menurutnya perlu dikukuhkan kembali namun harus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan anak jaman sekarang.

"Penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM) perlu dimodifikasi baik dari segi regulasi mapupun pelaksanaannya. Salah satunya dengan diselenggarakannya lomba JBM," ujarnya Jum'at (17/1/2014) usai memberikan penghargaan JBM di Balikota.

Menurutnya, kebutuhan pendidikan yang dihadapi anak-anak era sekarang jauh lebih kompleks. Selain faktor lingkungan, hal itu juga dipengaruhi oleh pergaulan sekolah yang dikhawatirkan dapat menganggu belajar.

"Kepada para anak didik harus diberikan pengertian bahwa belajar secara kontinue lebih baik dibandingkan belajar semalam suntuk," tambahnya.

Sementara itu, ketua RW 04 Kelurahan Purbayan, Kotagede, Wahyono Iriandi mengatakan, pelaksanaan JBM di wilayahnya mulai aktif kembali sejak satu tahun lalu.Pihaknya juga tak henti-hentinya mensosialisasikan kepada warganya melalui berbagai cara. Di antaranya seperti pertemuan RT, PKK, LPMK serta pengajian untuk menjadikan JBM sebagai kebutuhan masyarakat.

Diharapkan Jam Belajar Masyarakat dapat segera dikukuhkan kembali oleh Pemkot Yogya, sehingga suasana Yogya lebih kondusif serta nyaman dan aman hingga Yogya lebih berhati nyaman. (war)

Redaktur: Azwar Anas


 


 





Baca Juga