Hasil DNA Perjelas Temuan Tulang-belulang yang Merupakan Almarhum AKP Wiyoko


ilustrasi. doc.istimewa

SLEMAN  - Terang sudah teka-teki kerangka manusia yang ditemukan di Dusun Kemloko, Margorejo, Sleman. Kerangka tersebut adalah almarhum AKP Wiyoko. Hal tersebut disampaikan AKBP dr. Didiet Setioboedi, Sp. THT. Ka. Biddokkes Polda DI Yogyakarta, Selasa (18/2), kepada wartawan.

Dalam jumpa pers yang dilaksanakan di ruang Roops Polda DI Yogyakarta tersebut, Didiet mengatakan bahwa hasil tes DNA yang dilakukan Polda DI Yogyakarta bekerjasama dengan PS Sardjito menunjukkan kerangka manusia tersebut benar almarhum AKP Wiyoko. Tes DNA tersebut menggunakan tulang dan gigi yang ditemukan dengan darah yang diambil dari Ayu Fajri, anak almarhum AKP Wiyoko.

Tes DNA yang dilakukan meliputi empat fase. Fase I, dengan melakukan olah TKP yaitu mengambil tulang-belulang. Fase II, yang disebut Post Mortem (PM) , yaitu memeriksa tulang-belulang. Fase III yang disebut Ante Mortem (AM), yaitu dengan mencocokkan hasil temua dengan ci-ciri korban, termasuk property terakhir yang dipakai korban berikut cirri fisik. Dan fase IV dilakukan rekonsiliasi, yaitu dengan membandingkan data PM dan AM.

Meski begitu, kata Didiet, proses tes DNA tidak langsung berjalan mulus karena tulang korban sudah lunak. "Perlu proses panjang. Perlu diekstraksi dan lain-lain," ungkapnya.
Adapun tersangka berinisial AS merupakan pecatan TNI dengan bukti surat pemecatan tahun 2009.

Istri almarhum AKP Wiyoko, Diyah Widiyastuti mengatakan, dirinya yakin bahwa tes DNA yang dilakukan akan membenarkan bahwasannya tulang-belungan yang ditemukan merupakan almarhum AKP Wiyoko. 

"Saya yakin dan saya percaya pada usaha-usaha Polda akan berhasil membuka kasus ini," pungkasnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga