Rabu, 23/04/2014 20:51 WIB | Dibaca: 968 kali

Awas, Jalan Ini Berbahaya untuk Dilintasi


Nampak Pekerja dari DPU Sleman Sedang Memperbaiki Jalan Berlubang, Foot/Baharuddin

SLEMAN - Sebuah jalan berluang dan tentu membahayakan bagi pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua yang melintasi jalan tersebut. Jalan yang berlubang itu tepatnya berada di Jalan Monjali (pertigaan sebelah timur selokan mataram) Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY.

Mulai dua hari yang lalu hingga kemarin sore, Selasa (22/4/2014) warga sekitar memberi tanda dengan menutup jalan yang berlubang itu dengan batang pohon pisang dan kayu sebagai isyarat kalau jalan itu berlubang dan berbahaya bagi pengendara kendaraan bermotor yang melintasinya.

Namun, saat Jogjakartanews.com melintasi jalan itu pada Rabu (23/4/2014) siang, sudah nampak para pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bidang pemeliharaan Kabupaten Sleman, DIY, sedang memperbaiki jalan yang berlubang itu agar tidak membahayakan bagi pengendara yang melewatinya.

Jumakir (48) seorang Pekerja Harian Lepas (PHL) menuturkan bahwa jalan yang berlubang itu diduga karena tanahnya terkena ikut air. " Baru kemarin (Selasa,23/4/2014) tim meninjau lokasi ini dan menurut laporan warga sudah ada 2 orang yang terjatuh saat melintasi jalan yang berlubang itu," kata bapak dua anak ini kepada Jogjakartanews.com, Rabu (23/4/2014) siang ditengah kesibukkannya ikut memperbaiki jalan tersebut.

Jumakir melanjutkan bahwa ada 5 orang pekerja yang memperbaiki jalan yang berlubang itu. "Baru hari ini kami memperbaikinya," ujar warga Kelurahan Bimomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman dan mengaku baru 4 tahun bekerja sebagai Pekerja Harian Lepas (PHL) pada Din as Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sleman, itu.

Dari pantauan Jogjakartanews.com, saat melintasi jalan yang sebelumnya berlubang itu, namun pada pukul 18.00 WIB petang tadi jalan tersebut sudah ditutupi dengan pasir dan semen serta masih dipasang drum yang ditulis berhati-hati bagi pengguna jalan khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 


 



Terpopuler


Baca Juga