Ini Pesan Korban Kekerasan Massa Parpol Untuk Cawabub Danang Wicaksana Sulistya


Danang Wicaksana Sulistya saat menjenguk korban kekerasan massa Parpol. Foto:doc/Yuda Sembada

SLEMAN – Korban kekerasan massa partai politik pendukung salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati sleman, Minggu (22/11/2015) kemarin mendapat simpati masyarakat Sleman. Bahkan, Calon Wakil Bupati Sleman, Danang Wicaksana Sulistya, pasangan dari Calon Bupati Yuni Satia Rahayu, menjenguk langsung kedua korban di RS JIH Yogyakarta, Senin (23/11/2015).

Korban Faris Afristya  (24) warga Lojajar Indah, No.56, 05/39, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, dan temannya Ayu Diah Eka Hapsari (23) mengaku merasa senang dijenguk Danang yang merupakan Cawabub Sleman. Dalam kesempatan tersebut Faris menitipkan pesan kepada Danang agar massa pendukung Pasangan Nomor urut 1 Yuni Setia Rahayu - Danang Wicaksana Sulistya tidak melakukan tindakan brutal seperti yang dialaminya.

“Kami berharap pendukung bapak bisa tertib dan lebih simpatik, jangan seperti yang sudah menganiaya kami,” kata Faris.

Menanggapi pesan tersebut, Danang berjanji akan menyampaikan pesan Faris dan selalu mengondisikan tim sukses, relawan, dan masyarakat pendukung agar tetap menjaga ketertiban dan suasana damai dalam Pilkada Sleman. Himbauan Danang tersebut juga dituliskan dalam akun Face Book dan Tweeternya.

“Akan kami sampaikan, dan memang saya dan bu Yuni selalu berpesan demikian kepada para pendukung kami,” kata Danang yang dalam kunjungannya didampingi perwakilan alumni Taruna Nusantara Gehan Ghofari (TN20), Linna (TN20), dan Gin (TN22).

“Kami mendoakan agar adek berdua cepat sembuh, sehingga bisa kembali beraktifitas kembali,” kata Danang yang Alumnus SMA Taruna Nusantara Tahun 1997 ini.

Sementara kepada wartawan Tokoh Muda Nasional yang menjabat Ketua Bidang Informasi Strategis DPP Partai Gerindra ini menegaskan, pasangan nomor 1 Yuni Setia Rahayu- Danang Wicaksana Sulistya berkomitmen akan mengikuti proses Pilkada sleman dengan Fair dan senantiasa menjaga suasana yang aman dan damai.

“Kami yakin warga Sleman adalah warga yang cinta damai, sadar hukum, dan menginginkan Pilkada yang berkualitas. Oleh karenanya kami menghimbau agar warga Sleman, terutama pendukung kami agar menghindari tindakan yang melanggar hukum,” pungkas  lulusan Fakultas Teknik Sipildan Pembangunan UII 2002 ini.

Sebelumnya, Cabub Yuni Satia Rahayu juga mengunjungi korban, pasca kejadian. Kepada korban Yuni memberikan dukungan moral kepada korban agar cepat sembuh dan berjanji untuk menghimbau kepada pendukungnya agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan peraturan demi terciptanya Pilkada Sleman yang Damai. 

Seperti diberitakan sebelumnya massa simpatisan pendukung salah satu pasangan Cabub-Cawabub Sleman  yang juga terlihat membawa senjata tajam merusak sebuah mobil  dan menganiaya dua korban di dalamnya. Aksi tersebut terjadi di di Jalan Damai No 10A Prujakan , Sinduharjo, Ngaglik Sleman. 

Mobil Toyota Yaris dengan nomor Polisi  F1211DA, milik korban rusak parah. Mobil warna merah tersebut milik Faris Afristya yang saat kejadian bersama dengan temannya Ayu Diah Eka Apsari. Diketahui Faris adalah alumni SMA Taruna Nusantara dan kini mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM, sedangkan Diah adalah putri dari Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof Hari Purnomo. Kedua korban kemudian dirawat di RS JIH Yogyakarta. (pr*/kt2)

Redaktur: Rudi F

 


 





Baca Juga