Jumat, 29/04/2016 21:34 WIB | Dibaca: 865 kali

Basarnas Sosialisasikan SAR Go To School di DIY


Kepala Basarnas, Marsdya TNI FHB Soelistyo. Foto: doc.kt1

YOGYAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) terus melakukan sosialisasikan program SAR Go To School di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jum'at (29/04/2016). Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas, Marsdya TNI FHB Soelistyo.

Menurut Soelistyo, sosialisasi bertujuan memberi pembinaan dini pada siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA, agar memiliki pengetahuan dan kesiapan jika terjadi bencana. Terlebih, kata dia, banyak musibah atau kecelakaan akibat dari faktor manusia, sehingga untuk mengurangi perlu dengan pendidikan SAR.

"Saya ingin anak-anak sekolah itu mendapatkan ilmu tentang SAR, bagaimana menyelamatkan diri sendiri dengan buku-buku dan sosialisasi kita disekolah-sekolah. Kemudian ke depan kita harapkan bisa menjadi bagian seperti kita dalam upaya menolong orang lain," katanya saat membuka Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan Daerah (FKP3D) serta sosialisasi SAR Goes To School Provinsi DIY di Hotel Eastparc, Yogyakarta.

Dengan belajar menolong, kata dia, siswa akan tumbuh budaya menyelamatkan. Baik itu penyelamatan pada diri sendiri ataupun orang lain. Pengenalan SAR ke sekolah itu tidak bisa langsung terasa, namun butuh waktu jangka panjang agar ilmu yang diperoleh saat ini terserap.

"Memang ini jangka panjang, tapi kalau tidak kita terapkan sekarang kapan lagi? Mungkin dalam kurun waktu 5 atau 10 tahun kedepan, siswa akan paham tentang bagaimana menyelamatkan diri sendiri dan orang lain," jelasnya.

Dalam sosialisasi, materi yang diajarkan seputar SAR, kemudian menghindari dari potensi musibah, kemampuan bagaimana bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang lain dalam kondisi tertentu, dan ajakan bergabung dalam misi sosial SAR.

Materi sosialisasi SAR Goes To School, kata Soelistyo selama ini dimasukkan dalam ekstra kurikuler, sebab bukan kewenangan memasukan suatu materi pembelajaran dalam kurikulum adalah wewenang kementrian pendidikan.

"Bagi kami tidak masalah mau di dalam atau luar kurikulum. Yang penting bagi kami, bisa interaksi dengan mereka, memberikan sumbangsih kemampuan kita pada anak untuk membangun karakter bangsa," jelasnya.

Program SAR Goes To School oleh Basarnas  masuk di hampir semua sekloah di seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berhalangan hadir juga mengapesiasi kegiatan ini. Melalui perwakilannya, Sultan berharap agar jiwa menyelamatkan ini tumbuh pada diri siswa. (kt1)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga