Banyak TKI di Luar Negeri Tak Punya E KTP, Kemendagri Jemput Bola Rekam Data


Mendagri, Tjahyo Kumolo. Foto: Ja'faruddin. AS

YOGYAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo mengungkapkan banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Oleh Karenanya, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerjasama dengan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) jemput bola melakukan rekam data para TKI di Luar negeri.

“Ini kami jemput bola kerjasama dengan Deplu (Kementrian luar negeri, red). Target kami akhir tahun selesai,” katanya usai menjadi key note speaker dalam Seminar  Nasional dan Bedah Buku yang diselenggarakan Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara (PSPBN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Gedung Prof. RHA. Sunaryo Lt.1 UIN Sunan Kalijaga, Selasa (31/10/2017).

Dijelaskan Menteri Tjahyo, selain Malaysia, TKI yang paling banyak berada di Saudi Arabia, Hongkong, dan Taiwan, jumlahnya lebih dari 10 juta TKI.

“TKI di Malaysia 3 Juta, 60 Persennya  tidak punya. Padahal kalua tidak punya E KTP tidak bisa nyoblos Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden). Satu minggu tim kami juga ke Saudi, karena TKI kita banyak yang tidak punya identitas di sana,” imbuh Menteri Tjahyo.

Namun demikian, Mendagri mengaku dibandingkan mendata TKI lebih repot pendataan warga di Jakarta. Sebab, kata dia, tidak mungkin dilakukan jemput bola dor to dor kepada warga yang tinggal di apartemen mewah, belum lagi ada yang tengah belajar di luar negeri,

“Pengusaha juga banyak yang  tidak sempat datang ke RT, RW dan Kelurahan. Kalau Surabaya bagus, setiap habis Maghrib ada pasukan motor dor to dor mendatangi RT RW,” tukasnya.

Menteri Tjahyo berharap, di DIY juga  ada inisiatif saling jemput bola dan saling pro aktif, karena pendataan E KTP untuk kepentingan bersama.

Terkait perkembangan perekaman data, menurutnya hingga saat ini sudah 96 persen dari total warga Indonesia dewasa,

“Alhamdulillah meski (Kasus E KTP) proses di KPK, namun 96% selesai,” pungkasnya. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 


 



Terpopuler


Baca Juga