Kamis, 22/11/2018 21:02 WIB | Dibaca: 321 kali

Bersinergi dengan Pemerintah, Muhammadiyah Gelar Halaqoh Kebangsaan


Seminar Nasional Halaqoh Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Foto: Aulia

YOGYAKARTA- Majelis Pendidikan Tinggi Pengurus Pusat Muhammadiyah menggelar Halaqoh Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jl. Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis (21-22/11/2018).

Halaqoh Kebangsaan Menuju Indonesia Berkemajuan tersebut diikuti pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Pimpinan PP Aisyiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah (DIY-JATENG).

Ketua Halaqoh Kebangsaan, Zuli Qodir mengatatakan Halaqoh Kebangsaan atau pertemuan nasional untuk kebangsaan dan keindonesiaan merupakan rangkaian peringatan Milad ke 106 tahun Muhammadiyah,

“Tujuannya adalah untuk melakukan sinergi bersama antara pemerintah dan muhammadiyah dalam hal membangun keindonesiaan atau membangun bangsa ini agar lebih maju, agar lebih damai, agar lebih sejahtera, untuk semua warga negara yang ada di Indonesia,” tuturnya di sela-sela kegiatan di Gedung E.6, Lantai 5, Ruang Amphi Teater UMY, Kamis (22/11/2018).

Zuli mengungkapkan, harapan dari kegiatan Halaqoh Kebangsaan adalah menjadi sarana sosialisasi terhadap hal-hal yang dikerjakan Muhammadiyah dan oleh pemerintah kepada warga Muhammadiyah. Hal itu menurutnya penting untuk membangun sinergitas antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam memajukan bangsa dan negara.

“Hal yang sama adalah sebaliknya (sosialisasi) dari Muhammadiyah kepada pemerintah dalam hal membangun bangsa ini lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Halaqoh Kebangsaan dalam rencana awal mengundang sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendi, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukham) Jenderal (purn) Wiranto.

Sementara dari Muhammadiyah sendiri yang diundang diantaranya Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Pimpinan PP Aisyiyah dan Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 

 


 





Baca Juga