Bertekad Meraih WBK dan WBBM, Bapas Yogyakarta Canangkan Rencana Strategis


Kabapas Yogyakarta saat memaparkan Rencana Strategis menuju WBK/WBBM Kepada Kakanwil Kemenkumham DIY. Foto: Hennyra

YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mencanakan berbagai rencana strategis untuk meraih predikat Zona Integritas (ZI) dengan mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). 

Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna mengungkapkan, guna mencapai tujuan WBK dan WBBM, Bapas Yogyakarta telah melakukan berbagai pembenahan dari prasarana hingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) atau pegawai,

Pembenahan sarana dan prasarana diantaranya pengecatan atap, ruang parkir, ruang kantin, bangunan depan, tembok samping untuk menciptakan suasana kantor yang rapi dan asri,

“Selain itu, ada Ruang Pamer, jalan untuk tamu berkebutuhan khusus, toilet untuk tamu atau klien berkebutuhan kusus, dan ruang konsultasi,” katanya saat pemaparan rencana strategis  meraih WBK WBBM kepada Kepala Kantor Wilayah  Kementerian Hukum dan Ham Daerah Istimewa Yogyakarta (Kakanwil Kemenkumham DIY), Kamis (28/02/2019) di Kanwil Kemenkumham DIY.

Dijelaskan Ali, pembenahan sarana dan prasarana diantaranya juga dilakukan pada ruang sidang TPP, Ruang WBK/WBBM, ruang ibu menyusui, ruang rapat, meja layanan, perbaikan plafon, penataan pintu masuk, konblok, kotak obat, kabel charge ponsel, peta kantor, ruang bermain anak, badge piket, dan ruang merokok,

“Hal itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada klien dan tamu Bapas,” ujarnya.

Untuk peningkatan kualitas SDM, Bapas Yogyakarta memberlakukan apel pagi dan sore, rapat staf dan seluruh pegawai, rapat pejabat struktural, rapat tim kerja WBK-WBBM, sosialisasi pada tenaga honorer (Satpam, sopir, OB), pemeriksaan kelengkapan pakaian dinas, studi tiru, tukar informasi, keaktifan pegawai dalam mencari informasi, dan deklarasi,

“Untuk kelengkapan administrasi kita melaksanakan studi tiru dengan Lapas Cibinong dan Lapas Cikarang, Bertukar informasi dengan Lapas Yogyakarta, Lapas Sleman, dan Lapas Narkotika. Dibentuk tim kerja, pengumpulan data penjilidan,” ungkapnya.

“Sedangkan untuk Desiminasi Informasi, Bapas Yogyakarta melakukan sosialisasi Melalui Media seperti Baner, Leaflet, media TV, Si Bango, Majalah, kerjasama dengan media lain,” imbuhnya.

Pertemuan pemaparan rencana strategis di Kanwil Kemenkumham DIY tersebut Dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkumham DIY. Selain itu, dihadiri juga perwakilan Dari Ombudsman DIY, Budi dan Badan Statistik DIY, Saman.

Acara dibuka oleh Kakanwil Kemenkumham DIY, Krismono. Kakanwil meminta Semua UPT, termasuk Bapas Yogyakarta agar meningkatkan sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,

“Tingkatkan sumberdaya manusia personil, perubahan culture, dan  optimalkan IT,” pesan Krismono.

Dalam kesempatan tersebut, masing masing UPT termasuk Bapas diberi waktu 15 menit untuk menyampaikan paparannya. 

Saat sesi tanggapan, dari ombudsman, Budi  memberi apresiasi Bapas Yogyakarta yang telah menerapkan desiminasi informasi bekerjasama dengang media  dan dengan perencanaan yang matang. Salah satu media massa online yang disebutkan  yaitu  jogjakartanews.com selain official web dirjenpas.com. (hen)

Redaktur: Fefin Dwi S

 

 

 


 





Baca Juga