Sambut Hari Kartini dan Tanamkan Cinta Ibu Pertiwi, Anak SPS An Nurumi Fashion Show Keliling Candisari


Anak-anak Siswa SPS An Nurumi Kalasan fashion show keliling Candisari Sambut Hari Kartini. Foto: Bunda Mellin

SLEMAN - Menyambut Hari Kartini, Siswa Satuan paud sejenis (SPS) An Nurumi, Candisari Bendan, Tirtomarani, Kalasan, Sleman menggelar kegiatan fieldtrip atau belajar di luar kelas di kawasan situs bersejarah, Candisari, Kamis (11/04/2019) pagi.

Dalam kegiatan  tersebut, sedikitnya 20 anak-anak mengikuti fashion show dengan mengenakan baju daerah dan baju - baju kreatifitas atau karakter.

Selain itu anak-anak juga diajak para pendidik mengajak anak-anak berkeliling untuk mengenalkan arsitektur candi serta etika ketika berkunjung ke candi, memberitahu hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak. Diantaranya seperti tidak boleh menaiki bagian tertentu candi karena dikhawatirkan bisa merusak arsitekturnya.

Anak-anak  juga diajarkan menjaga kebersihan di lingkungan candi dengan membuang sampah pada tempatnya demi menjaga keasrian candi.

Pendidik SPS An Nurumi, Fefin Dwi Setyawati, SE mengungkapkan, kegiatan fieldtrip SPS An Nurumi di Candisari dilaksanakan untuk menyambut  hari kartini,

"Ini bagian dari program sekolah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan anak-anak kepada sosok Ibu Kartini, salah satu pahlawan nasional sekaligus mencintai ibu pertiwi dengan mengajarkan bagaimana menjaga warisan budaya seperti Candisari ini," katanya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, pendidik lainnya, Kurnia Wijayaningsih berharap dengan kegiatan di Candisari, siswanya mendapatkan beberapa pemahaman penting, mencintai dan meneladani Kartini, mengenalkan kebhinnekaan, sekaligus mencintai ibu pertiwi dengan menjaga warisan dan kekayaan budaya serta menjaganya agar tetap lestari,

"Adapun fashion show ini agar menanamkan rasa percaya diri, kreatifitas, sekaligus mengenal budaya dan adat istiadat lintas daerah bahkan lintas negara. Secara umum diharapkan agar anak-anak lebih mencintai ibu pertiwi, bangsa dan negaranya. Anak - anak harus bangga menjadi Anak Indonesia dan anak Yogyakarta," imbuh Kurnia.

Sementara itu, salah satu wali murid SPS An Nurumi, Fitria Kurnia Rakhmawati mengatakan, anaknya Quinza Adzaki (3 tahun) sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan. Program pembelajaran SPS An Nurumi kali ini sangat bagus karena membuat anak-anak mengenal Ibu Kartini dan mengenal kekayaan Indonesia,

"Ini acara yang sangat bagus, sekaligus ini menjadi keunggulan di SPS An Nurumi, karena kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan setiap tahun dengan konsep-konsep nasionalisme. Dengan acara ini anak saya jadi tahu ada istilah Pahlawan Nasional, ada sosok Ibu Kita Kartini, juga mengenal Candi sebagai warisan budaya dan bagaimana menjaganya,” katanya.

Fitria menilai sebenarnya materi diajarkan dalam kegiatan cukup sulit disampaikan kepada anak-anak usia dini. Namun, dengan konsep filedtrip, belajar sambil bermain di tempat wisata membuat anak-anak bisa memahami,

“Mengenalkan anak-anak tentang pahlawan dan kekayaan ibu pertiwi tidak gampang untuk anak-anak PAUD, namun dengan kegiatan ini anak sy bisa mengerti. Buktinya ia bisa cepat menghafal lagu Ibu Kita Kartini meski hanya bait pertama. Ini kemajuan," pungkasnya. (kt1)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 


 





Baca Juga