Berkunjung ke Bawaslu Bantul, BEM UMY Siap Jadi Pengawas Partisipatif Pilkada


Pengurus BEM UMY berkunjung ke Bawaslu Sleman. Foto: Ist

BANTUL  Dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang, generasi milenial mulai menunjukkan peran aktifnya untuk terlibat dalam pengawasan.

Hal itu sebagaimana yang ditunjukkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) saat kunjungan ke kantor Bawaslu Kabupaten Bantul, belum lama ini.

Salah satu pengurus BEM UMY, Iqbal mengungkapkan, tujuan dari kunjungan tersebut adalah dalam rangka menjajaki kemungkinan adanya program Bawaslu Bantul yang dapat disinkronkan dengan pelaksanaan program dari BEM UMY,

“BEM UMY siap untuk dapat terlibat dan berperan secara aktif dalam pengawasan setiap proses penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bantul 2020,” ujarnya dalam keterangan pers Bawaslu Bantul yang diterima redaksi, Rabu (12/11/2019).

Kunjungan BEM UMY disambut oleh 3 Komisioner Bawaslu Bantul. Dalam kesempatan tersebut, Ketiga Komisioner menjelaskan tentang peran serta yang dapat diikuti dan dijalankan oleh BEM UMY diantaranya menjadi relawan pengawasan partisipatif,

“Disamping itu Bawaslu Bantul juga memberikan kesempatan bagi BEM UMY untuk dapat magang dalam pelaksanaan pengawasan untuk Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2020,” ungkap komisioner Bawaslu Bantul, Supardi yang menjabat Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal.

Menurutnya, untuk menjadi relawan pengawasan partisipatif, para pengurus BEM UMY nantinya akan diberikan pembekalan berupa bimbingan teknis tentang Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah, sebelum diterjunkan kelapangan untuk melakukan pengawasan.

Namun demikian, kata Supardi, untuk menjadi relawan pengawasan tentunya ada batasan dan kewenangan yang berbeda dengan petugas pengawas yang resmi,

“Misal tidak boleh membuat suatu kebijakan yang menyangkut penyelenggaraan pemilihan, tidak boleh partisan terhadap paslon tertentu dan selalu menjaga tata tertib sebagai relawan pengawasan partisipatif juga tidak boleh melanggar terhadap ketentuan yang sudah diatur,” tegasnya.

Bawaslu Bantul mengapresiasi keinginan dan antusiasme dari para pengurus BEM UMY untuk turut menciptakan Pemilihan kepala daerah yang jujur dan adil dan berkualitas,

“Tentu patut kita apresiasi, karena dari merekalah nantinya yang akan menjadi generasi penerus masa depan bangsa kita. Mereka diharapkan akan menjadi  pemimpin dan penggerak pelaksanaan demokrasi di Negara yang kita cintai ini menjadi negara demokrasi yang lebih baik dan lebih maju,” pungkas Supardi. (pr/rd1)

Redaktur: Ja’faruddin AS

 


 





Baca Juga