Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan, IPKEMINDO Bapas Jogja Kirimkan Personil


Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan, IPKEMINDO Bapas Jogja Kirimkan Personil, Foto:Hennyra

JAKARTA - Pembimbing Kemasyarakatan(PK) Senior Daerah Istimewa Yogyakarta,  menghadiri Seminar dan Lokakarya Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan(IPKEMINDO), seminar yang bertema " Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Pembimbing Kemasyarakatan dalam Rangka Percepatan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan" dihelat di Hall Room Merlyn Park hotel Jalan Hasyim Ashari Jakarta Pusat, Kamis(12/12/2019).

Seminar yang digelar selama 2 hari mulai 12/12/2019 sampai dengan 13/12/2019 ini dan membahas tentang Arah Baru Pemasyarakatan, Prospek Jabatan Fungsional Tertentu(JFT) dalam penyederhanaan Birokrasi, serta peran PK sebagai agen pemulihan dalam pascarehab bagi Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP) ini  dihadiri oleh para PK dari provinsi seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah.

Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Y. Ambeg Paramarta menyampaikan materi Arah Baru Pemasyarakatan Indonesia melalui Rancangan Undang-undang tentang Pemasyarakatan mengatakan bahwa terkait isu revitalisasi RUU Pemasyarakatan dan RUU KUHP, Peran PK akan semakin vital.

" Dalam Proses pemasyarakatan makin ditantang untuk itu PK harus profesional dan memiliki kompetensi yang unggul," katanya.

Ketua IPKEMINDO DIY, Farid Edy Susanta yang turut serta dalam seminar menjelaskan bahwa seminar dan lokakarya ini menyampaikan, bahwa dengan mengikuti seminar ini yang jelas menambah ilmu dan wawasan serta bertukar pengalaman dengan PK diseluruh Indonesia selain itu materi yang diusung juga menjadikan pihak kami betul betul paham bagaimana peran PK dalam RUU Pemasyarakatan secara lebih luas," katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh PK Muda Ika Pawestri dan PK Muda Rini Rahma, Prospek Jabatan Fungsional yang merupakan penyederhanaan birokrasi seperti disampaikan oleh Asisten Deputi Standarisasi Jabatan dan pengembangan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi menambah pengetahuan bahwa peran PK semakin ditantang kedepannya, Ungkap mereka.

Dilain pihak Kepala Bapas Joja Muhammad ALi Syeh Banna ditemui di ruang kerjanya  mengatakan bahwa IPKEMINDO DIY yang diketuai oleh PK Muda Bapas Jogja Farid Edy Susanta mempunyai anggota PK Bapas Jogja dan Bapas Wonosari.

"PK PK mahir ini sangat luar biasa mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab, ditengah permintaan Penelitian Kemasyarakatan(Litmas) Crash Proram dari Lembaga Pemasyarakatan(LAPAS) dan Rumah Tahanan Negara (RUTAN) yang cukup membludak di setiap harinya mampu dikerjakan dan diselesaikan sebelum mereka berangkat mengikuti Seminar di Jakarta sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelas Ali Syeh.

"Di Tengah Kegiatan Seminar malam ini pada sesi terakhir hari pertama dibahas tentang sosialisasi Rancangan Undang-undang KUHP terkait tentang peran PK yang disampaikan Guru Besar Fakultas HUkum Universitas Indonesia Profesor Harkristuti Harkrisnowo," pungkas Farid mengakhiri wawancara dan kembali mengikuti kegiatan seminar.(hen)

Redaktur : Anto


 





Baca Juga