Minggu, 16/02/2020 15:14 WIB | Dibaca: 173 kali

Satu Klien Satu Kemampuan Wujudkan Klien Unggul Bapas Jogja


Satu Klien Satu Kemampuan Wujudkan Klien Unggul Bapas Jogja, Foto:Bondan

YOGYAKARTA - Memberi pelatihan dan bimbingan kemandirian bagi klien adalah kewajiban bagi Balai Pemasyarakatan, agar klien siap kembali ke masyarakat dengan mandiri dengan mempunyai usaha. Bertempat di Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta(Bapas Jogja), kegiatan kemandirian satu klien satu kemampuan yang dihadiri oleh klien anak Bapas Jogja dengan didampingi oleh orang tua atau wali nya dibuka oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Hartono, Minggu(16/02/2020).

Dalam sambutannya Hartono menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan sebaik-baiknya waktu untuk belajar dan mencermati prosesnya.

"Meskipun pelatihan ini singkat, tetapi ilmu yang ada sangat bermanfaat untuk kalian semua kedepannya, yang paling penting adalah kuasai ilmunya lebih dulu untuk bekal, selanjutnya hasilnya akan mengikut, diharapkan ilmu ini bisa diterapkan sehingga lebih bisa meraih manfaat lebih dengan catatan tidak menganggu kegiatan belajar dan mengajar di sekolah,"pesan nya.

"Anak adalah masa depan bangsa, bimbingan orang tua dan keluarga sangat penting, untuk itu disetiap kesempatan Bapas Jogja berusaha untuk selalu melibatkan orang tua maupun wali dalam pembimbingan, sehingga lebih maksimal dalam pendampingan," tambah nya.

Dalam kegiatan ini, Bapas Jogja kembali menjalin kerjasama dengan pelaku usaha laundry sepatu, Benny Naziro dengan brand Shoe"og, sebagai narasumber sekaligus tentor laundry sepatu, selain laundry sepatu Bapas Jogja melibatkan pula petugas Pembimbing Kemasyarakatan(PK) yang menguasai bidang usaha untuk menularkan ilmunya kepada peserta.

Pelatihan ini meningkatkan antusias para peserta, dalam mengikuti kegiatan anak-anak bisa praktik langsung dibawah arahan dari ahlinya.

Selain memberikan praktik, Benny Naziro atau akrab disapa Benny memberikan motivasi kepada peserta untuk menghapus stigma negatif dari lingkungan sekitar.

"Disini kita bisa saling berbagi atau sharing dalam hal usaha maupun pengalaman pribadi, secara pribadi saya pernah berhadapan dengan hukum juga suka membuang waktu dan uang dengan sia-sia, ketika berhadapan dengan hukum saya baru sadar bahwa harus berubah menjadi insan yang lebih baik, bukan lagi buang waktu dan uang tetapi harus bisa menghasilkan dan manfaat, disitulah akhirnya timbul niat untuk usaha dengan modal sedikit dan sederhana tetapi bisa bermanfaat," ujarnya.

"Kepada adik-adik, kegiatan usaha yang saya jalankan bisa dilakukan dikala senggang, diluar jam sekolah seperti yang saya lakukan, kebetulan saya masih mahasiswa dan bulan ini insyaallah saya wisuda, pesan saya kepada adik-adik, perbanyaklah teman, jauhi permusuhan dengan banyak teman segala sesuatu bisa dimudahkan, satu lagi cermatlah memilih teman," tambahnya.

Kegiatan kemandirian lainnya berupa pembuatan pisang aroma yang dipandu oleh PK Endang Sulistyowarti, juga kegiatan pembuatan lumpia rebung yang dipandu oleh Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Klien Anak, Siti Umiyati.

"Sesuai program unggulan Bapas Jogja, satu klien satu kemampuan, kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan kepada klien, sehingga di masa akhir bimbingan anak sudah memiliki keterampilan, kegiatan ini diadakan hari minggu dikarenakan anak- anak kegiatan belajar mengajar libur,"jelas Umi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB, diikuti 12 orang klien anak Bapas Jogja, acara berjalan dengan lancar, hasil praktek pisang aroma dan lumpia langsung bisa dinikmati bersama-sama, dan hasil laundry sepatu pun langsung bisa terlihat, karena anak-anak praktek menggunakan sepatu masing-masing.

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Bapas Jogja Muhammad Ali Syeh Banna mengatakan bahwa dalam mewujudkan program unggulan Bapas Jogja yang salah satunya satu klien satu kemampuan, Bapas Jogja terus berusaha untuk bermitra dengan banyak pihak, melaui seleksi kegiatan yang mudah dikuasai dan langsung bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi klien Bapas Jogja,"pungkas nya.(Bond)

Redaktur : Henny


 





Baca Juga