Kamis, 18/02/2021 20:59 WIB | Dibaca: 206 kali

Duta Anak Sleman 2021 Dikukuhkan


Pengukuhan Duta Anak Sleman Tahun 2021 di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (18/02/2020). Foto: ist

SLEMAN– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman mengukuhkan Duta Anak Sleman 2021, di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kamis (18/02/2020).  

Pengukuhan dilakukan secara simbolis kepada 10 orang anak sebagai perwakilan dari berbagai wilayah di Sleman, oleh Plt. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Joko Supriyanto. Hadir dalam pengukuhan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Anak, Perempuan dan Pemuda, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Femmy Eka Kartika Putri.

Joko mengatakan, pemilihan duta anak dilatarbelakangi kepedulian tentang pentingnya menumbuh kembangkan perilaku anak di masa pandemi Covid-19 untuk tetap produktif dan berkreasi. Ia berharap keberadaan duta anak dapat menciptakan atmosfer pergaulan anak yang sehat dan kondusif

Ia berharap, melalui ide-ide kreatif anak-anak diharapkan dapat memaksimalkan ruang digital sebagai media komunikasi bersama dan mengajak semua pihak baik anak, orangtua dan masyarakat berpola hidup sehat dalam melaksanakan kegiatan sesuai protokol kesehatan,

 "Terutama menghadapi pandemi Covid-19 saat ini," katanya, seusai pengukuhan.

Sementara itu Kepala DP3AP2KB Sleman, Mafilindati Nuraini menuturkan pengukuhan Duta Anak Sleman tersebut bertujuan untuk melatih anak-anak agar mengenali permasalahan yang dihadapi anak dan berupaya memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak di lingkungannya.

Menurut Mafilindati, Sebelum pengukuhan Duta Anak Sleman, DP3AP2KB juga menggelar kegiatan Temu Hati Anak Sleman 2021 yang diikuti 185 anak dengan mendatangkan narasumber dari anggota DPRD Sleman. Kegiatan tersebut, kata dia, untuk mendorong anak-anak agar mampu menyampaikan aspirasinya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan,

“Serta meningkatkan kapasitas Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak," tutup Mafilindati. (kt1)

Redaktur: Fasial

Berita Terkait

 





Baca Juga