Desa dan Kampung Wisata di Yogyakarta Semakin Bergairah

YOGYAKARTA – Pemda DIY melalui Dinas Pariwisata DIY terus mengembangkan potensi desa dan kampung wisata sebagai destinasi (tujuan) wisata di Yogyakarta. Untuk itu, Dinas Pariwisata menggandeng banyak pihak. Selain itu, Dinas Pariwisata juga mendorong peningkatan SDM di desa dan kampung wisata yang ada.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata DIY, Dra. Khuskasriati, kendati masih perlu banyak ditingkatkan, secara umum desa dan kampung wisata yang ada di DIY sudah siap secara SDM maupun infrastruktur.

“Jadi bedanya kalau desa wisata itu di wilayah kabupaten, kalau di kota namanya kampung wisata. Kami terus mendorong supaya desa dan kampong wisata ini berkembang agar mampu menarik wisatawan,” tutur Khuskasriati yang turut mendampingi Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam IX saat menerima kunjungan jajaran Redaksi jogjakartanews.com (PT. Karya Buana Nusantara), Senin (20/01/2014) siang.

Khuskasriati menjelaskan, Masing-masih desa dan kampong wisata sudah terbentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis ),

“Untuk memajukan kampung wisata, kami bekerjasama dengan assosiasi kepariwisataan diantaranya PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) , agen travel untuk menerima tamu (wisatawan). Kemudian di situ (kampung dan desa wisata) juga ada home stay (tempat singgah, red). Lalu membuat situs-situs yang langsung ada penunjuk arahnya. Di sana juga kiita persembahkan sekilas kesenian seperti tarian-tarian Jogja,” ungkapnya.

Di samping itu, imbuh Khuskasriati, masing-masing desa dan kampung wisata juga telah membuat jaduwal agenda kesenian atau kegiatan yang sifatya ‘nguri-uri’ (pelestarian, red) budaya, baik mingguan, bulanan maupun event tahunan.

“Seperti kemarin ada pawai bergodo untuk memperingati hari republic,” katanya mencontohkan.
Dinas Pariwisata sendiri, imbuh dia, juga menerbitkan media sosialisasi emacam leaflet berisi agenda wisata mingguan, maupun bulanan, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris, yang disebar diantaranya di hotel-hotel dibawah naungan PHRI untuk menarik wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.

“Harapan kami tentunya agar wisatawan semakin banyak berkunjung ke Jogja. Dengan adanya kampung dan desa wisata, tentunya lebih banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, sehingga wisatawan juga betah di jogja,” harap Khuskasriati yang pernah menjabat Humas Pemda DIY ini.(dit)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.