Panwaslu Kesulitan Buktikan Uang Rp 510 juta untuk Serangan Fajar

GUNUNGKIDUL – Panwaslu Gunungkidul mengaku kesulitan untuk membuktikan uang Rp 510 Juta yang diduga milik caleg Partai Amanat Nasional (PAN) digunakan untuk serangan fajar. Sebab, pembawa uang beralamat di Surabaya dan uang tersebut juga belum diserahkan kepada masyarakat.

Ketua Panwaslu Gunungkidul, Buchori Iksan mengatakan, uang tunai Rp 510 juta yang diamankan polisi dari pengemudi mobil avanza asal Surabaya, Jawa Timur, ada indikasi untuk kepentingan serangan hajar.

“Karena dalam uang itu sudah disendirikan Rp 10 juta dan ada beberapa atribut partai,” kata Buchori kepada wartawan, tadi.

Atribut partai yang telah diamankan, kata Buchori, ada kaos PAN, contoh surat suara dan dokumen caleg. Contoh surat suara diamankan itu adalah contoh surat suara calon legislatif (caleg) DPR RI Hanafi Rais.

“Dalam form itu juga ada nama caleg DPRD DIY Arif Setiadi dan beberapa caleg asal Kabupaten Bantul. Untuk membuktikan cukup susah tetapi kami terus berupaya mendalami temuan ini. Kami juga akan mengklarifikasi terhadap ketiga orang yang ada di dalam mobil, tapi kendalanya alamat keriga orang itu jauh (Surabaya),” tambahnya. (dit)

Redaktur: Azwar Anas

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *