Quick Count Politika Institute Dinilai Tidak Valid

YOGYAKARTA– Sejumlah kalangan politisi menilai rilis hasil hitung cepat (Quick Count) Pemilu DPR RI Dapil DIY yang dikeluarkan Politika Institute tidak valid.

Terkait rilis tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra, Prof.Dr. Suhardi menagggapi datar. Menurutnya, data tersebut masih terlalu prematur dan belum bisa dikatakan valid.

“Sekarang ini semua masih menghitung, termasuk KPU. Jadi itu belum bisa dipastikan hasilnya,” ungkap Suhardi yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil DIY, dari Partai Gerindra ini saat dihubungi jogjakartanews.com melalui telepon, Sabtu (13/04/2014) siang.

Sementara terkait prediksi Politika Institute jika dirinya tidak mendapatkan kursi DPR RI, Suhardi menanggapi dengan senyum.

“Kan masih dihitung, bagaimana dia (Politika Institut) sudah mendapatkan Hasil? itu mungkin yang buat terlalu canggih,” candanya.

Sementara ditanya hasil perolehan sementara suara yang diperolehnya, Suhardi mengaku belum bisa memastikan,

“Ya mungkin Gerindra satu sampai dua kursi, mudah-mudahan suara Gerindra bagus,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Yan Kurnia, coordinator posko guyub pemenangan Esti Wijayanti, salah satu caleg DPR RI dari PDIP. Meski meragukan data dari Politika Institute, pihaknya menghormati penyelenggara quick count tersebut,

“Kami cuma mempertanyakan dari mana mereka mengambil data, dari TPS mana saja? Itu yang mungkin seharusnya diperjelas,” ungkap Yan Kurnia, saat dihubungi jogjakartanews.com melalui telepon.

Yan sendiri optimis Esti lolos ke DPR RI, hal itu dengan hasil perolehan sementara hingga Pukul 13:45 hari ini, sudah mengantongi suara sebanyak 74.060

“Kami masih optimis PDIP masih unggul di DIY, dan Ibu Esti Lolos ke DPR RI,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, rilis hasil Pemilu 2014 pada Kamis (10/04) pukul 22.00 lalu dikeluarkan Politika Institut oleh Dosen Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bambang Wahyu Nugroho, disebarluaskan melalui pesan berantai Blackberry Massangger (BBM), termasuk diterima jogjakartanews.com. Dalam rilis disebutkan bahwa pemenang Pemilu Dapil DIY adalah Partai Amanat Nasional. Politika Institut juga memastikan jika 8 kursi DPR diperoleh PAN 2 Kursi, PDIP 2 Kursi, Gerindra 1 Kursi, Golkar 1 Kursi, Demokrat 1 Kursi, dan PKS 1 Kursi. (rud/bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *