KBN Pelopori Wirausaha Kerakyatan

YOGYAKARTA– Untuk menjadi wirausahawan tak hanya membutuhkan motivasi semata, namun juga sistem dan modal yang konkret dan aplikatif. Hal itu diungkapkan Direktur PT. Karya Buana Nusantara, Aristianto Zamzami dalam seminar Wirausaha yang diprakarsai komunitas pengusaha muda Karya Bagi Negeri yang didukung jogjakartanews.com (PT.Karya Buana Nusantara Group), di ruang Multimedia lt. 3 Fakultas Hukum UGM.Sabtu (06/05/2014).

Menurut Fungsionaris PB HMI departemen kewirausahaan ini, untuk menjadi seorang pengusaha juga tidak sekadar paham tentang ilmu ekonomi atau ilmu pemasaran semata, sehingga orientasinya keuntungan atau capital semata. Pengusaha juga harus memberikan manfaat yang nyata kepada rakyat, bangsa dan Negara.

“Peran pengusaha tak sekadar mencari untung semata, tapi lebih luasnya adalah memberikan kontribusi real dengan memajukan dan menguatkan perekonomian bangsa. Itu sama artinya juga mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia mwujudkan masyarakat yang adil dan makmur,”ungkap salahsatu inisiator Karya Bagi Negeri ini.

Sementara pembicara lainnya, Edy Suryanto, M.Sc. Ph. D mengungkapkan, kunci sukses seorang pengusaha adalah bisa berfikir sesuatu yang baru. Selain itu, kata dia, memerlukan kemampuan mengolah tiga hal, yaitu :olah raga, olah pikir, olah dzikir.

“Perlu keseimbangan fisik atau skill, kecerdasan, dan spiritual, jangan hanya semata berorientasi untuk keuntungan pribadi,” ungkap Ketua Center Entrepreneurship Development UGM .

Hampir senada dengan Edy, panelis terakhir, R. Agung Nugroho (CEO PT Sushanteo Indonesia/Simply Fresh Laundry) juga membagi tips suksesnya dalam berwirausaha. Agung mengungkapkan, salah satu kunci sukses seorang pengusaha salah satunya adalah harus istiqomah (konsisten).

“Kalau baru mengalami gagal sekali lantas ganti usaha lain, maka sama saja memulai dari nol,”ungkapnya.

Selain itu, ungkap agung, seorang pengusaha juga harus memegang empat perinsip.

“Perinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas,” imbuhnya.

Dalam Seminar yang diselenggarakan bekerjasama dengan HMI Cabang Bulaksumur ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY dan masyarakat umum. Usai seminar, dilakukan penandatanganan MoU (kesepakatan kerjasama) antara KBN dengan Pengelola Kedai Pinggir Kota (KPK) sekaligus penyerahan dana stimulant wirausaha senilai Rp 6.000.000,-. (bom)

Redakur: Azwar Anas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.