“In To The Storm” Meracik Ketegangan, Drama, Percintaan, dan Komedi

FILM karya sutradara Steven Quale, “In To The Storm” tak kalah menegangkan dari film karyanya sebelumnya “Final Destination 5”.

Bahkan film terbarunya ini disebut sebagai karyanya yang paling lengkap meracik antara ketegangan, drama, percintaan sekaligus percintaan.

Ketegangan digambaran dalam waktu hanya beberapa jam, kota Silverton porak-poranda oleh serangan gencar angin tornado terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ketika kebanyakan orang mencari perlindungan, justru sekelompok pemuda yang dibintangi Richard Armitage, Sarah Wayne Callies, Matt Walsh, Alycia Debnam-Carey, Arlen Escarpeta, Max Deacon, Nathan Kress, Jeremy Sumpter, Kyle Davis dan Jon Reep, mendekati tornado.

Mereka membentuk tim pengejar badai yang dikepalai oleh Peter (Richadr Armitage). Yang dikerjakan tim ini adalah menganalisa badai atau tornado yang akan datang dan meliput secara langsung tornado tersebut.

Pencarian mereka akhirnya berhasil. Mereka berhasil berada di dalam puasaran badai terbesar di dunia tersebut. Selama pencarian dan proses badai tersebut banyak sekali cerita seru dari tim mereka dan tim eksternal mereka. Tapi sayangnya dari anggota tim hanya satu orang yang bertahan hidup.

Fiml yang diproduksi oleh Todd Garner ini benar-benar film dokumenter yang berhasil dengan baik mengemas film menjadi sebuah hal yang menarik untuk ditonton dan diceritakan kembali. Anda penasaran? (lia)

Redaktur: Aristianto Zamzami

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.