Mengenal Lebih Dekat Kota “Mati” Epuencen, Argentina

ARGENTINA – Anda mungkin tak pernah membayangkan sebelumnya bagaimana sebuah kota tenggelam seperti dalam film Sea Word tiba-tiba muncul ke permukaan. Kota yang telah puluhan tahun tenggelam akibat bencana alam secara mengejutkan muncul kembali dalam wujud kota mati. Ya, itulah kota Epuencen di Argentina. Kota yang meski kini hanya berwujud puing-puing tak menghilangkan kesan bahwa sebelumnya Epuencen merupakan salah kota di Argentina.

Sebelum tenggelam pada tahun 1985, Epuencen merupakan kota yang ramai dikunjungi wisatawan. Banyak gedung-gedung serta bangunan-bangunan megah berdiri disana. Hal itu karena Epuencen merupakan salah satu destinasi yang paling diminati di Argentina. Setiap hari, kota ini bisa kedatangan 20.000 turis sementara penduduknya sendiri hanya sekitar 1.500 orang.

Bisa dibayangkan, betapa indahnya kota Epuencen hingga mampu menyedot wisatawan setiap hari dengan jumlah kunjungan yang cukup fantastis. Tak heran jika banyak resort, restoran, penginapan dan bangunan-bangunan usaha lainnya berjejeran disana dengan megah. Apa yang menyebabkan Epuencen begitu diminati? jawabannya jelas terletak pada danaunya yang indah. Meski, pada akhirnya, danau itulah yang menenggelamkan Epuencen hingga 28 tahun lamanya hingga muncul kembali pada 2013.

Dalam sebuah cerita legenda masyarakat setempat, danau di kota yang berjarak 600 KM dari Buenos Aires itu terbentuk dari air mata yang mengalir dari salah seorang pemimpin besar di Argentina kala itu. Sang pemimpin besar itu menangis karena sakit hati pada kekasihnya, hingga intensitas dari tangisan sang pemimpin membentuk sebuah danau yang indah.

Air Danau Epuencen sendiri dipercaya memiliki kandungan garam 10 kali lipat dibandingkan dengan air asin lainnya. Sehingga banyak yang memanfaatkan air danau itu untuk kegiatan spa, sebab air yang kandungan garamnya tinggi dipercaya bagus untuk spa. Inilah yang membuat kota tersebut dikenal juga sebagai kota spa. Anehnya, danau tersebut juga bisa menyembuhkan penyakit kulit.

Kini, meski tak lagi seindah dan semegah dulu, Epuencen tetaplah menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi namun tentu saja dengan tawaran panorama yang berbeda. Wisatawan bisa menyaksikan sisa-sia dari “kejayaan” kota Epuencen di masa lampau. Pohon-pohon yang mati, reruntuhan gedung, kendaraan, bahkan botol-botol sisa jualan pedagang-pedagang Epuencen bisa memberikan pemandangan menarik tersendiri. Tentu saja, tak ada lagi hotel-hotel, tempat-tempat spa, maupun restoran yang bisa memanjakan anda disana. Tertarik? (Bah)

Redaktur: Syarifuddin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.