Pulau Cantik Gili Labak yang Kini Jadi Surga Wisata Snorkeling (1)

Jpeg

SUMENEP – Siapa yang sangka, pulau Gili Labak yang dulunya tidak berpenghuni kini jadi destinasi wisata baru di Kabupaten Sumenep, Madura. Setiap hari, turis lokal maupun manca negara silih berganti menggunakan perahu mengujungi pulau yang terletak di sebelah timur pulau Gili Genting itu sebagai bukti pengakuan secara lokal, nasional maupun dunia atas keindahan pulau Gili Labak.

Menurut cerita warga setempat, dulunya pulau Gili Labak merupakan sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni. Para nelayan dari Pulau Talango kerap menjadikan pulau berbentuk telur itu sebagai tempat beristirahat kala capek pasca melaut melanda. Sebab jarak ke Gili Labak relatif lebih dekat jika dibandingkan dengan jarak ke pulau Talango dari tempat Nelayan melaut.

Tetapi, lama-kelamaan, para Nelayan mulai berfikir untuk menjadikan pulau yang termasuk ke dalam territori Kecamatan Talango itu sebagai tempat tinggal kedua. Hal itu dilakukan, selain untuk memangkas jarak yang begitu panjang dan melelahkan juga untuk menghemat biaya operasional perahu nelayan. Gubuk-gubuk kecil pun mulai di bangun hingga lama-kelamaan menjadi sebuah rumah layaknya rumah mereka di Talango.

“Dulu ini tidak berpenghuni. Tapi para Nelayan merasa membuat tempat peristirahatan kedua (setelah di rumah) disini sangatlah penting supaya tidak capek dan hemat juga,” tutur seorang narasumber, Musahwi (50).

Tahun demi tahun dilewati hingga saat ini Gili Labak terus banjir wisatawan. Musahwi mengaku dirinya tidak tahu menahu mengapa Gili Labak bisa sampai seramai saat ini.

“Saya tidak tahu siapa yang bilang, tiba-tiba ada yang datang berwisata, datang lagi, datang lagi, terus hingga rame seperti sekarang. Tidak terhitung sudah berapa banyak. Mulai dari hanya orang-orang sini saja (Sumenep, Red) hingga orang-orang luar daerah hingga turis pun ada. Umumnya wisata snorkeling,” ungkapnya.

“Saya sudah banyak mengantar kesini, memang banyak. Sekali ngantar ada sepuluh hingga dua puluh orang setiap hari, jadi memang banyak yang datang,” tutur seorang pengemudi perahu yang biasa mengantar wisatawan ke Gili Labak dari Pelabuhan Kalianget ke Gili Labak, Junaedi (28)

Secara kasat mata, Wisata Gili Labak memang tampak masih sangat asri dan elok. Pemandangan pepohonan khas pantai, pasir putih yang Indah, dan yang paling menakjubkan adalah hamparan laut bening nau hijau dengan hiasan terumbu karang dan biota laut di dalamnya begitu amazing menghiasi sekeliling pantai. Ombak di bibir pantai pun amat bersahabat hingga puluhan meter dari bibir pantai. Sehingga tentu sangat cocok dan aman untuk wisata snorkling.

“Tak ada fasilitas yang mewah di Gili Labak. Hanya saja kebuhan wisatawan akan tetap terpenuhi dengan adanya fasilitas vital seperti toilet, kamar mandi serta rumah makan di pinggir pantai. Signal untuk telepon seluler pun tampak cukup baik untuk beberapa operator tertentu. Jadi wisatawan tidak perlu khawatir,” tutur Junaedi. Informasi lengkap mengenai wisata Gili Labak klik DISINI (ning)

Redaktur: Herman Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *