BKKBN DIY Gandeng BAPAS Yogyakarta Kenalkan Sistem Peradilan Pidana Anak dalam Rangkaian Kegiatan GENRE

BAPAS Yogyakarta
PK BAPAS Yogyakarta menyampaikan materi dalam rangkaian kegiatan GENRE yang diadakan BKKBN DIY. Foto: Hennyra.

YOGYAKARTA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional   Daerah Istimewa Yogyakarta (BKKBN-DIY) bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Yogyakarta (BBAPAS Yogyakarta) untuk menekan Fenomena kenakalan remaja di Yogyakarta, khususnya keterlibatannya dalam aksi kejahatan jalanan.

Upaya BKKBN DIY dalam meminimalisir kenakalan remaja diantaranya menyelenggarakan serangkaian kegiatan dengan tajuk “Promosi dan Pelembagaan Generasi Berencana (Genre). Melalui berbagai Media dan Momentum Strategis, kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, Senin (15/08/2022) dan Selasa (16/08/2022) di Burza Hotel Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kelompok remaja, orang tua remaja, pendidik dari 5 kabupaten/kota se DIY. Sedikitnya 250 orang peserta mengikuti kegiatan yang dibagi dalam dua hari ini. Hari pertama diikuti  peserta dari kabupaten Kulonprogo, Kota Yogyakarta dan Gunungkidul. Sedang hari ke dua diikuti peserta dari kabupaten Sleman dan Bantul.

Dalam kegiatan tersebut BKKBN menggandeng Bapas Kelas I Yogyakarta untuk menyampaikan materi tentang Kenakalan Remaja dan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) atau UURI Nomor 11 tahun 2012. Bertindak sebagai  Pemateri adalah Pembimbing Kemasyarakatan Madya,  Sri Akhadiyanti, S.Pd .

Dalam paparannya, Sri menyampaikan  SPPA point-point penting terkait Kenakalan Remaja. Mulai dari pengertian kenakalan remaja, sebab-sebab kenakalan remaja, jenis-jenis kenakalan remaja maupun perbuatan pidana, dan cara mengatasi kenakalan remaja.

Selain itu, Ia juga memberikan motivasi kepada remaja untuk berperilaku hidup yang sehat baik secara fisik dan mental kepribadiannya.

“Dengan penyampain materi ini diharapkan para remaja dan orang tua yang mempunyai anak remaja bisa mengantisipasi agar tidak terjadi tindakan kenakalan remaja, sehingga akan tumbuh remaja yang sehat, bermartabat dan menjaga generasi penerus bangsa,” harap Sri Akhadiyanti. (kt4)

Redaktur: Hennyra

55 / 100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.