Sabtu, 07/12/2013 01:00 WIB | Dibaca: 1062 kali

Aksi Tolak WTO, Sempat Ricuh


Massa aksi saat menduduki kantor DPRD Provinsi DIY

YOGYAKARTA - Sekitar 70 orang melakukan aksi penolakan World Trade Organization (WTO) di Titik Nol Kilometer, Jumat, (06/12/2013). Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa ini terlibat ricuh dengan aparat.

Pantaun jogjakartanews.com, kericuhan terjadi saat massa aksi memblokade jalan. Akibatnya, aparat kepolisian yang mengawal aksi harus bekerja ekstra untuk menormalkan laju lalulintas.

Akan tetapi kericuhan dengan segera dapat ditangani.
Sebelumnya massa aksi beroprasi di depan Gedung DPRD Provinsi DIY. Akan tetapi massa kesal karena tidak satupun dari anggota dewan yang menemui. Mereka lantas melakukan longmarch menuju Titik Nol Kilometer.

Korlap aksi, Wahid mengatakan, Indonesia harus keluar dari organisasi WTO. Pasalnya, WTO dinilai sangat merugikan bagi masyarakat Indonesia dan lebih menguntungkan pada negara yang industrinya maju.

"Pemerintah harus segera membubarkan WTO dan menerapkan ekonomi kerakyatan di Indonesia," ujarnya. (ynr)

Redaktur: Azwar Anas

 

 


 





Baca Juga