Kamis, 02/01/2014 13:31 WIB | Dibaca: 1070 kali

Luncurkan BPJS, Sultan Sebut Angka Kemiskinan Masih Tinggi


Sultan Memberikan secara simbolik formulir BPJS kepada perwakilan Muspida DIY

YOGYAKARTA-Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X membuka peluncuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) sebgai pengganti Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) , di Bangsal Kepatihan (Kantor Gubernur), Kamis (02/01/2014). Selain BPJS, dalam kesempatan tersebut, Sultan itu juga meluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) wilayah DIY.

Sultan menurturkan, peluncuran BPJS dan JKN sifatnya nasional. Meski demikian, sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat hingga ke daerah-daerah bisa terjaring dan mau tergabung dalam program ini.
"Program ini sebagai lanjuntan dari ASKES yang akan disempurnakan pada tahun ini, sehingga bisa menjangkau semua masyarakat luas," tutur Sri Sultan HB X.

Sultan menambahkan, angka kemiskinan telah melampui kewajaran. Bahkan di DIY angka kemiskinan tersebut saat ini terus meningkat dan banyak yang belum terjangkau. Dengan program BPJS dan JKN, Sultan berharap angka kemiskinan bisa ditekan.

"Semoga saja dengan hadirnya BPJS ini dapat menekan angka kemiskinan yang ada di DIY tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut Sultan menjelaskan, di DIY sendiri, program BPJS dan JKN akan diselenggarakan di semua rumah sakit, karena pelayanan kesehatan di DIY sangat dibutuhkan. Selain jaminan jaminan kesehatan, dalam BPJS juga akan diberikan jaminan kecelakaan dan jaminan pensiun.

Peluncuran BPJS oleh Sultan, tersebut juga dihadiri pejabat unsur TNI -POLRI, dan aparatur negara di DIY.  (ynr)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga