Rabu, 08/01/2014 16:49 WIB | Dibaca: 1317 kali

1000 Jiwa di DIY Telah Mendaftar BPJS Kesehatan


Kepala BPJS DIY saat menggelar jumpa pers di Balaikota. Foto/azwar

YOGYAKARTA - Konversi Jamsostek menjadi BPJS ternyata sangat didukung masyarakat propinsi DIY. Hingga saat ini tercatat sudah mencapai 1006 jiwa yang mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS.

Kepala BPJS Kesehatan wilayah DIY, Doni Hendrawan menjelaskan, antusias masyarakat untuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional semakin meningkat di wilayah DIY. Hal itu terbukti perharinya tercatat mencapai 152 orang yang mendaftarkan diri untuk menjadi peserta.

Menurutnya animo masyarakat DIY terbesar dalam ikut kepesertaan JKN yaitu di wilayah kota Yogyakarta, kemudian Bantul, Sleman, Kulonprogo dan terakhir wilayah Gunungkidul.

"Untuk wilayah Gunungkidul sendiri antusias masyarakat memang masih sangat minim. Hal itu pengaruh dari kondisi geografis namun kami tetap optimis akan terus sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional," ujarnya Rabu (08/01/2014), di Balaikota Yogya.

Tingginya minat masyarakat terhadap JKN kepala BPJS kesehatan DIY juga telah menyiapkan beberapa aplikasi online untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Program jaminan kesehatan nasional tersebut juga ditargetkan pada 2019 masyarakat sudah wajib memiliki JKN, karena Setiap peserta BPJS kesehatan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan hak dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, hambatan yang masih terjadi yaitu pada data Jamkesmas yang belum di migrasi karena ada sebagian data yang tidak valid.
Masyarakat yang belum mendaftar juga dihimbau untuk segera mendaftarkan diri di kantor BPJS terdekat hanya dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga. "Diharapkan program JKN dapat lebih maksimal dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," pungkasnya. (war)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga