Dikuntit dan Diremas Organ Intimnya, Karyawan Rumah Sakit Melapor ke Polisi

GUNUNGKIDUL – Seorang karyawan rumah sakit swasta di Kelor, Kecamatan Karangmojo berinisial R (25) warga Desa Ngunut, Playen menjadi korban pelecehan dan percobaan perampasan. Tidak terima hal itu, ayah korban Markus (44) lapor polisi.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Ipda Ngadino menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika R hendak pulang kerja seorang diri tengah malam. Saat itu ia dikutit seorang lelaki misterius.

“Sampai di Ngricik, Karangmojo, lelaki itu hendak merebut tas milik korban. Selain itu pelaku juga meremas organ intim milik korban,” katanya Senin (24/03/2014).

Ngadino menjelaskan, karena korban ketakutan kemudian langsung berbalik arah, meski korban berbalik arah pelaku terus mengutit. Dengan nyali yang tinggi korban berhenti.

“Saat berhenti pelaku malah balik tidak menguntit lagi. Giliran korban yang menguntit mancatat plat nomor. Motor pelaku vario warna merah magenta nopolnya AB 2901 HW,” jelasnya.

Karena takut pulang sendiri, kata Ngadino, korban menelfon ayahnya Markus, untuk dijemput pulang. “Saat itu ayah korban tidak terima dan melapor ke polisi,” pungkasnya. (dit)

Redaktur: Azwar Anas

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com