Bersaing dengan Pasar Modern, Desain Pasar Tradisional Harus ‘Paksa' Pengunjung Berkeliling


doc.istimewa

YOGYAKARTA - Menjadikan pasar tradisional untuk dapat bersaing dengan pasar modern tak cukup dengan kreativitas pedagang untuk menjajakan dagangannya. Hal lain yang perlu diperhatikan dinas pasar dan memberikan dukungan tentu fasilitas untuk pedagang dan konsumen.

Kepala Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Kuncoro Hadi Widodo menjelaskan, pasar tradisional perlu melakukan revitalisasi dengan didesain agar pengunjung dipaksa menjunjungi sudut-sudut pasar dengan atau tanpa membeli. "Seperti konsep lay out pasar modern," kata Kuncoro, Rabu (23/4/14).

Tak cukup revitalisasi, lanjut Kuncoro, masalah perparkiran juga mesti dipikirkan agar tidak menimbulkan kemacetan di sekitar pasar. Misalnya, terang Kuncoro, dengan pembangunan halte kendaraan umum di dekat pasar. Sehingga, dengan adanya halte kendaraan umum diharapkan
bisa mengurangi pengunjung menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, patut dipertimbangkan juga agar pasar tradisional ramah dengan kaum disabilitas.

Sementara, yang menggunakan kendaraan pribadi bisa diberlakukan sistem 'drive thru' semacam transit. "Jadi cuma diantar trus ditinggal pergi lalu dijemput lagi selesai berbelanja," pungkasnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga