Jumat, 02/05/2014 09:50 WIB | Dibaca: 880 kali

Tiga Hari ini Status Merapi Waspada, Warga Diminta Bersiap


doc.istimewa

YOGYAKARTA - Gunung Merapi sebagai salah satu gunung teraktif di dunia terus mengalami peningkatan aktivitas. Warga di sekitar lereng Merapi, baik di DIY maupun Jawa Tengah layak meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, dua hari ini sudah ditetapkan statusnya menjadi waspada.

Berdasarkan data dari Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, sejak 27 April hingga 2 Mei, telah terjadi guguran sebanyak 26 kali dan gempa tektonik sebanyak 16 kali. Meskipun, awan panas dan gempa tremor belum terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Sleman, Julisetiono mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke seluruh warga lereng Merapi. Selain itu, katanya, BPBD Sleman juga menyiapkan desa atau kampung tanggap bencana. "Menyiapkan masyarakat untuk mengantisipasi apabila datang bencana," kata Julisetiono dalam dialog di Hall BPPTKG, Jumat (2/5/14).

Di samping itu, lanjutnya, sudah pula disiapkan 35 titik pengungsian dan sudah mengecek kekurangannya untuk segera diperbaiki. "Termasuk jalur evakuasi di Kepuhharjo yang rusak parah akan segera diperbaiki, kebutuhan logistik dan pangan juga kami siapkan," pungkasnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas


 





Baca Juga