Sabtu, 03/05/2014 12:00 WIB | Dibaca: 1825 kali

Jokowi ke Tamansiswa untuk Apa?


Rektor UST, Pardimin. Foto/mustakim

YOGYAKARTA - Joko Widodo yang juga Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan ke Yogyakarta, termasuk ke Tamansiswa dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Sabtu (3/5/2014). Jokowi yang juga merupakan capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sedangkan, PDIP dalam sejarah memiliki kedekatan dengan Tamansiswa.

Presiden pertama Indonesia, Sukarno pernah menjadi pengajar di Perguruan Tamansiswa di Bandung. Almarhum Taufiq Kiemas yang juga pernah menjadi suami Megawati, merupakan Pengurus Perguruan Tamansiswa di Pelambang. Dan, Ki Hadjar Dewantara pernah diberi hadiah rumah oleh Presiden Sukarno yang rumah tersebut sekarang digunakan sebagai UST Medical Center (UMC).

Menanggapi hal itu, Rektor UST, Pardimin membantah bahwa kunjungan Jokowi ke Tamansiswa dan UST ada kaitannya dengan politik. "Bukan. Beliau (Jokowi) datang sebagai Gubernur DKI yang peduli dengan pendidikan. Dia ingin cari tahu tentang Tamansiswa," kata Pardimin di depan Rektorat UST, Sabtu (3/5/2014).

Pardimin menambahkan, Tamansiswa merupakan sumber awal dari pendidikan di Indonesia. Termasuk logo Cakra yang dipakai Dinas Pendidikan. "Jika dikaitkan dengan nyapres saya nggak tau. Kalau sebagai rektor saya tidak (mendukung). Kalau sebagai pribadi saya mendukung," ujarnnya.

Ia menambahkan, pihaknya menerima kedatangan Jokowi dengan netral. "Jokowi datang sebagai Gubernur DKI. Tamansiswa bukan parpol, tapi Badan Perjuangan Pendidikan dan Kebudayaan," bantahnya. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga