Berikut Hasil Ungkap Kasus Kejahatan Beserta Modus Pelaku selama 1 Bulan


Beberapa tersangka dan barang bukti kejahatan yang berhasil diungkap Polresta. Foto/Azwar Anas

YOGYAKARTA - Satuan Resor Kriminal Polresta Yogyakarta selama 21 April - 5 Mei 2014 berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian yang terjadi di wilayah Yogyakarta. Polresta Yogyakarta telah melakukan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi "Ops Sikat Progo 2014" dengan mengedapankan tindakan represif terhadap pelaku kejahatan kasus Curat, Curas, dan Curanmor.

Kapolresta Yogyakarta, AKBP R. Slamet Santoso, SH, SIK mengungkapkan, sedikitnya ada 6 kasus pencurian yang terbongkar. Modus para pencuri, kata Kapolresta, sangat beragam. Ada yang dengan modus kekerasan, meminta tolong, bahkan bertamu.

"Selain 6 kasus pencurian dari Ops Sikat Progo 2014, kami (Polresta-red) juga mengungkap kasus kejahatan yang dilaporkan oleh masyarakat," ujarnya, Selasa (13/5/2014).

Keenam kasus tersebut, jelas Kapolresta di antaranya, kasus Curat di Mall Malioboro. Dengan modus, para pelaku memepet korbannya dan kemudian merampas tas dan barang berharga milik korban. Ironis, kejahatan ini terjadi di keramaian.

Kapolresta melanjutkan, kasus berikutnya yang terungkap adalah kasus Curas di bawah Jembatan Layang Gondokusuman dan kasus Curas di GKJ Sawo Kembar. Modusnya hampir sama, pelaku memepet sepeda motor dan langsung merampas tas milik korban.

Selanjutnya kasus Curas di Jalan Sisingamangaraja. Modusnya pelaku menyamar sebagai orang hamil yang meminta tolong untuk istirahat di warung korban. Namun ketika suasana sepi, tiba-tiba anak korban yang berusia 2 tahun ditodong dengan cutter di lehernya. Ibu korban langsung pingsan sehingga pelaku berhasil menggondol barang berharga yang ada di warung.

Sementara ada juga kasus Curanmor di Jalan Mojo III. Modusnya korban diajak bertamu ke rumah teman pelaku. Lalu seketika korban ingin pulang, motornya sudah dibawa kabur pelaku lain yang juga teman korban.

Terakhir, kata Kapolresta, kasus pencurian mobil di Jalan Gamelan. Modusnya juga dengan berpura-pura minta dijinkan beristirahat di rumah korban. Namun setelah beberapa jam beristirahat, pelaku sudah tidak ada di kamar dan diketahui membawa lari mobil milik korban.

Dengan beragamnya modus kejahatan di Yogyakarta, Kapolresta menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Pihaknya juga menambahkan agar segera melapor pada polisi jika merasa menjadi korban kejahatan. (war)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga