Kamis, 22/05/2014 16:30 WIB | Dibaca: 981 kali

Pernyatan Ahmad Dhani, Dikecam Aktivis HAM


doc.istimewa

YOGYAKARTA - Pernyataan dari musisi Ahmad Dhani yang mengatakan, "Kalau TNI tidak mendukung Prabowo-Hatta, ya kebangetan," menunai kecaman dari kalangan aktivis HAM di Yogyakarta. Salah satunya muncul dari Tri Wahyu, KH, Direktur Indonesian Court Monitoring (ICM). Dalam rilisnya yang diterima jogjakartanews.com, Wahyu mengatakan, statemen musisi Ahmad Dhani itu mengancam masa depan demokrasi di Indonesia.

"Pernyataan dari saudara Ahmad Dhani itu juga telah menghianati amanat reformasi, melawan undang-undang TNI, undang-undang Pilpres, dan melecehkan komitmen netralitas TNI dalam pemilu yang ditegaskan oleh panglima TNI," terang Wahyu dalam rilisnya, hari ini, Kamis (22/5/1014).

Lebih lanjut Wahyu yang juga sebagai anggota Koalisi Pemilih Kritis ini, mengajak kepada publik Indonesia agar jadi pemilih kritis dengan tidak melupakan amanat reformasi. "Waspadai terhadap pihak-pihak yang anti reformasi yang memanfaatkan pemilihan presiden tahun 2014 ini," ujarnya.

Seperti dikutip dari kompas.com, hari Rabu (21/5/2014) kemarin, musisi Ahmad Dhani yang juga mantan suami dari Maia Estianty itu memberikan dukungan politiknya kepada bakal calon presiden Prabowo-Hatta serta memberikan pernyataan bahwa kebangetan jika TNI tidak mendukung Prabowo-Hatta sebagai calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan presiden 2014 mendatang. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga