Rabu, 04/06/2014 11:40 WIB | Dibaca: 1342 kali

Uskup Minta Investigasi Dalang Kerusuhan dan Pengrusakan Gereja


Uskup Johannes ditemani Sultan menyampaikan keprihatinannya. Foto/Azwar

YOGYAKARTA - Insiden kekerasan dan pengrusakan gereja yang terjadi secara beruntun di Daerah Istimewa Yogyakarta mengundang keprihatinan yang mendalam dari Keuskupan Semarang, Jawa Tengah. Salah seorang uskup bahkan sengaja bertandang ke kantor dinas Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kepatihan, Rabu (4/6/2014).

Uskup Semarang, Mgr. Johannes Pujasumarta dalam kunjungannya ke Kepatihan meminta para aparat untuk mengivestigasi insiden pengrusakan. Pasalnya, disinyalir insiden tersebut berkaitan dengan momen-momen Pemilu Pilpers 9 Juli mendatang.

"Tidak menutup kemungkinan ini ada kaitannya dengan Pilpres. Saya minta aparat mengivestigasi sampai tuntas, siapa dalang di balik insiden ini," ujarnya Selasa (4/6/2014) di Kepatihan.

Sehingga, lanjut Uskup, jika memang ditemukan otak di balik penyerangan adalah orang-orang yang punya kepentingan dalam Pilpres, masyarakat bisa memberi sanksi moral untuk tidak memilihnya. Menurut Uskup, momen kerusuhan jelang Pemilu memang dinilai rawan terjadi.

"Namun apa pun alasannya, kekerasan semacam itu tidak dibenarkan dalam peraturan mana pun," pungkasnya. (war)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga