Jumat, 13/06/2014 12:24 WIB | Dibaca: 3043 kali

Ini Saran Disdikpora Agar Euforia Kelulusan Tak Ganggu Ketertiban Umum


Indikasi euforia kelulusan yang menggangu ketertiban umum. Foto/istimewa

YOGYAKARTA - Jengah terhadap euforia kelulusan Ujian Nasional baik SMP maupun SMA membuat Disdikpora DIY angkat bicara. Jelang pengumuman kelulusan Ujian Nasional tingkat SMP, Sabtu (14/06/2014) Disdikpora mewanti-wanti kepada tiap-tiap sekolah di DIY supaya menjaga kondusivitas dan ketertiban umum.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Baskara Aji menyarankan, hendaknya tiap sekolah mempunyai cara yang kreatif agar peserta didiknya tidak terlibat ke dalam euforia kelulusan yang berlebihan. Seperti yang sudah-sudah, euforia kelulusan tersebut, acap kali mengganggu ketertiban umum seperti adanya konvoi.

Aji mengimbau kepada pihak sekolah, agar merumuskan trik yang keratif supaya siswa dari masing-masing sekolah tidak berkerumun dalam satu tempat tanpa bisa diawasi pihak sekolah. Solusi tersebut kata Aji, semisal dengan piknik.

"Jadi seperti kemarin ada salah satu SMA yang mengajak seluruh muridnya ke pantai di Gunungkidul dan mengumumkan kelulusan di sana. Jadi sekalipun mau berteriak-teriak itu di bus dan ada yang megawasi," katanya, Jumat (13/06/2014).

Hal itu tidak terkecuali bagi siswa Sekolah Menengah Pertama, seperti tak mau ketinggalan, siswa SMP pun diindikasi Aji, sudah mulai menunjukkan gelagat euforia kelulusan yang berlebihan. Jika hanya coret-coret kata Aji masih dimaklumi namun jika sudah menggangu ketertiban umum, dikhawatirkan mampu mencoreng predikat Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan. (war)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga