Rabu, 15/07/2015 01:03 WIB | Dibaca: 2232 kali

Stasiun di Jogja Ramai Pemudik, Bagaimana dengan Terminal Giwangan?


ilustrasi: Terminal Giwangan, Yogyakarta. Foto: doc/ist

YOGYAKARTA - Menjelang pelaksanaan hari raya idul fitri, volume pemudik yang keluar masuk Yogyakarta sudah mulai terlihat. Di jalan raya, tampak kendaraan baik roda dua maupun roda empat dengan muatan barang khas mudik meramaikan berbagai titik lalu lintas di DIY. Di tempat peberhentian seperti di Stasiun Kereta Api misalnya juga tampak mulai ramai pemudik. Bahkan, keramaian di Stasiun Lempuyangan memaksa jalan di depan Stasiun kereta ekonomi tersebut menjadi jalam satu arah demi kelancaran lalu lintas kendaraan.

Menurut data, pemudik yang menggunakan moda transportasi Kereta Api khususnya di Daop 6 Yogyakarta mengalami peningkatan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan tahun lalu. Peningkatan pemudik menurut catatan PT Kereta Api Daop 6 Yogyakarta mencapai angka 127 persen.

Tetapi peningkatan yang terjadi di Stasiun Kereta APi Daop 6 Yogyakarta ternyata berimbas pada penurunan angka pemudik di Terminal Giwangan Yogyakarta. Hingga H-4 Idul Fitri, Selasa (14/07/2015) terminal Giwangan terlihat tidak terlalu dipadati pemudik. Tercatat volume pemudik untuk yang datang ke Terminal Giwangan pada H-4 hanya 27.980, sedangkan untuk yang berangkat dari Terminal Giwangan hanya 24.933 penumpang. Turun sekitar 3 hingga 4 ribu pemudik.diakui oleh

Diminatinya moda transportasi Kereta Api merupakan salah satu penyebab yang diakui PLH Kepala UPT Terminal Giwangan, Nugroho berdampak pada volume pemudik di Terminal Giwangan.

"Sekarang banyak pemudik yang mulai beralih menggunakan kendaraan pribadi, di samping pemanfaatan Kereta Api dan Pesawat," terang Nugroho.

Ia pun juga memprediiksikan puncak arus mudik yang biasanya terjadi pada H-2 lebaran tidak akan mengalami lonjakan yang berarti jika dibandingkan tahun lalu. Prediksi tersebut mencacu pada volume arus keluar masuk pemudik yang tercatat pada H-7 dimana volume pemudik tampak lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. (Ning)

Redaktur: Herman Wahyudi

 


 





Baca Juga