Kamis, 03/12/2015 17:23 WIB | Dibaca: 994 kali

Waspadai Paham Radikal Korem 072/Pmk Sosialisasi dan Balatkom


Sosialisasi Paham Radikal untuk prajurit Korem 072/Pmk. Foto: doc.Penrem 072

YOGYAKARTA – Komando Resor Militer (Korem) 072/ Pamungkas merefresh pemahaman anggota TNI terhadap paham radikal dan bahaya laten komunis. Ini dilakukan agar anggota TNI lebih waspada mengingat gerakan massif penyebaran paham komunis yang kini sudah menyusup ke berbagai elemen masyarakat.

Kepala Seksi Teritorial Korem 072 Pamungkas Kolonel Inf Satyo Aryanto mengatakan, penyebaran paham komunis di tengah masyarakat terus berlangsung dan kian massif. Bahkan kini penyebaran paham terlarang ini sudah berhasil menyusup ke dalam elemen masyarakat, ormas, parpol, hingga instansi pemerintahan.

“Karena itu kita lakukan refresh kepada anggota agar lebih waspada. Selain itu agar anggota lebih jeli dan pekah dengan apa yang sedang berkembang di tengah masyarakat,” ucap Kasi Teritorial, Rabu (02/12/2015).

Ia menjelaskan, konsolidasi penyebaran ideologi komunis dan paham radikal sudah terlihat di berbagai daerah. Konsolidasi itu juga menyiapkan beragam strategi untuk membangun opini publik dan memutarbalikkan fakta. Strategi yang dilakukan pun kian beragam dan samar-samar.

Ia mencontohkan, belum lama ini ditemukan adanya mainan anak yang dilebeli dengan simbol terlarang. Mainan yang ditemukan, kata dia, memang tidak banyak mengingat barang tersebut merupakan sisa stok lama yang didatangkan sejak setahun sebelumnya. Namun, temuan itu bukan yang pertama.

Sebelumnya, juga ditemukan simbol serupa yang sengaja ditempel pada beberapa kemasan produk yang diedarkan kepada masyarakat. “Jadi kami ingin mengingatkan kembali bahaya laten komunis ini, termasuk dampaknya. Dengan begitu harapannya bisa diantisipasi dan anggota tahu bagaimana harus bersikap.

Untuk mengantisipasi penyebaran ideologi terlarang ini, lanjut Kasi Ter, pihaknya sudah melakukan beberapa hal. Selain penguatan intelijen, pihaknya juga melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sehingga, jika masyarakat menemukan adanya simbol-simbol yang terlarang agar segera melaporkannya kepada aparat baik TNI maupun Polri.

Ia menambahkan, pihaknya sudah memeiliki pemetaan sebaran ideologi ini di lingkup wilayah Korem 072/ Pamungkas. Sebaliknya, ia meminta masyarakat turut melakukan antisipasi terutama di kawasan sekolah dan kampus yang dinilai cukup rentan.

“Masyarakat juga harus jeli memfilter saat membeli produk, maka yang bisa digunakan dan mana yang tidak. Termasuk legal atau tidak. Nilai-nilai dan ideologi terlarang itu terutama yang harus diwaspadai dan diantisipasi. Termasuk di kalangan internal TNI,” pungkas Kasi Teritorial Korem 072/Pmk. (Penrem o72/Pmk)

 


 



Terpopuler


Baca Juga