Peduli Gempa Lombok, AKBM Buka Posko Bantuan 24 Jam dengan Lesehan di Sayidan


AKBM Yogyakarta menggalang bantuan peduli Gempa Lombok di Lesehan Sayidan. Foto: Henny Irawati

YOGYAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), putra-putri prajurit Kopasus AD yang tergabung dalam Anak Korps Baret Merah (AKBM) Yogyakarta membuka Posko bantuan kemanusiaan dengan lesehan di kawasan Jembatan Sayidan, Mergangsan, Kota Yogyakarta. Posko tersebut dibuka selama 24 jam sejak Jumat (10/08/2018) yang lalu.

Ketua AKBM Wilayah Yogyakarta, Norisma Andhy, mengatakan AKBM mengalang bantuan dari masyarakat dan dari keluarga AKBM sendiri. Latar belakang pembukaan posko, menurutnya dilandasi rasa kepedulian AKBM terhadap sesama yang sedang ditimpa musibah dan itu sesuai dengan tujuan AKBM, yaitu bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,

“Selama dua hari sudah terkumpul cukup banyak bantuan dan sudah dua kali pengiriman, Jumat dan Sabtu kemarin,” katanya, Minggu (12/08/2018).   

Menurut Noris, paket sumbangan yang sudah disalurkan berupa handuk, pakaian dalam wanita, anak dan pria, pampers, pembalut, biscuit, sembako, minuman botol, mie instan, alat tulis, sepatu sandal, mukena, sarung dan lain sebagainya. Semua bantuan tersebut, kata dia, kondisi baru dibeli.

Noris menjelaskan, dalam menyalurkan bantuan, AKBM bekerjasama dengan Kodim 0734/Yogyakarta. Hal itu menurutnya untuk memastikan bantuan benar-benar diterima korban yang membutuhkan, karena TNI terjun langsung di lokasi bencana terjadi,

“Penggalangan bantuan ini juga sesuai himbuan dari Dandim 0734/Yogyakarta. Bantuan yang dikumpulkan dari lesehan Sayidan ini nantinya akan dikumpulkan di Posko utama, yaitu di Kodim 0734/Yogyakarta. Pengiriman bantuan melalui Lanud Adisucipto. Bantuan kami pastikan tepat sasaran dan diterima korban yang benar-benar membutuhkan di Lombok,” ungkapnya.

Sementara itu, dipilihnya lesehan Sayidan, imbuh Noris, selain merupakan sekretariat sementara AKBM juga strategis karena terletak di jalan Sultan Agung yang merupakan pintu masuk Ibu Kota Yogyakarta,

“Lesehan Sayidan ini banyak dilalui pengguna jalan, mudah diakses, sehingga memudahkan masyarakat yang hendak menyalurkan donasi untuk saudara-saudara kita di Lombok,” ujarnya.

Noris berharap dengan dibukanya Posko Peduli Korban Bencana Gempa Lombok oleh AKBM, akan semakin menumbuhkan rasa solidaritas serta kepedulian terhadap sesama serta menguatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,

“Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah dengan iklas beramal. Mudah-mudahan bantuan yang kita sumbangkan bisa bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah. Kami membuka posko ini hingga dirasa kondisi korban bencana gempa Lombok berangsur membaik. Kami berdoa semoga cepat normal kembali,” pungkasnya. (hen)

Redaktur: Ja’faruddn. AS


 





Baca Juga