Dies Natalis UJB ke 60 Usung Penguatan SDM Berwawasan Kebangsaan di Era Industri


Peringatan Dies Natalis UJB ke 60/Lustrum XII di Auditorium KPH. Poerwokoesoemo. Foto:ist

YOGYAKARTA – Untuk mewujudkan kebangkitan ekonomi dan Industri Indonesia 2025, maka keunggulan enterpreunership perlu diangkat.

Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mudrajat Kuncoro, akademisi dari Universitas Gajah Mada, saat menyampaikan Pidato Dies natalis Universitas Janabadra (UJB) Ke 60/Lustrum XII, di Auditorium KPH. Soedarisman Poerwokoesoemo, Senin (08/10/ 2018)

Dalam Lustrum bertajuk : Penguatan SDM Berwawasan Kebangsaan di Era Industri tersebut, Mudrajat mengungkapkan, karir Entrepreneur memasuki zona bebas, termasuk bebas waktu, bebas finansial dan bebas atur diri sendiri. Namun demikian, ada berbagai peluang bisnis yang akan menjadi pilihan.

Mudrajat menyampaikan ada beberapa kunci sukses untuk menhadapi era industri,

“Yang pertama dengan Menangkap Peluang . Sekarang namanya UKM ( Usaha Kecil tapi Milyaran) pengusaha harus berani mengambil resiko. Karena Risk sama dengan Rizqi dalam Bahasa Arab. Jadi rezeki harus dijemput,” katanya.

Kunci Sukses yang Kedua, imbuh Mudrajat, yaitu membuat konsep atau perencanaan bisnis yang matang, kreatif dan inovatif,

“Dengan konsep 3N. N (pertama) Niteni. Lihat kondisi sekitar kita dan Tangkap Peluang yang
ada. kemudian belajarlah dari yang sudah ada dan sudah sukses menjalankannya. Selanjutnya
N (kedua) Niru. Ikuti langkah bagaimana orang sukses menjalankan usahanya yang sudah sukses.
N (ketiga) Nambahi, beri nilai tambah pada produk yang akan kita pasarkan,” ujarnya

“Sedangkan kunci sukses yang ketiga, menumbuhkan semangat enterpeunership bagi UMKM dan Mahasiswa,” ujarnya yang menggantikan Prof. Dr. Sri Adiningsih, Msc Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, yang berhalangan hadir untuk membacakan pidato.

Sementara itu, Rektor UJB, Dr. Ir. Edy Sriyono, M.T mengatakan, Tanggal 7 Oktober 2018 tepat 60 tahun berdirinya Universitas Janabadra. Menurutnya Dies Natalis ke 60/Lustrum XII merupakan momentum yang sangat penting bagi UJB untuk merefleksikan apa yang telah diperbuat dalam perjalanannya.

Edy mengungkapkan, kemajuan dan prestasi yang telah di raih UJB, khususnya kurun waktu 2017/2018 cukup membanggakan,

“Dibidang akademiik, antara lain perolehan akreditasi A dari BAN PT untuk program studi S1 Agri Bisnis Fakultas Pertanian. Disamping peningkatan kualitas akademik dan jumlah doktor yang bertambah diikutimpula dengan nkualitas mahasiswa baik mahasiswa yang lulus dengan indeks prestasi rat rata 3,18 dan seleksi mahasiswa baru yang semakin ketat,” ucapnya.


Sekadar informasi, UJB didirikan oleh seorang tokoh teladan dan seseorang yang memiliki kontribusi besar terhadap pengembangan pendidikan di Yogyakarta dan juga merupakan Wali kota kedua Kota Yogyakarta (Periode Juli 1947 - Januari 1966) yang bernama KPH. Soedarisman Poerwokoesoemo.

KPH. Soedarisman Poerwokoesoemo juga sekaligus merupakan Rektor pertama Universitas Janabadra. Untuk mengenang jasa pendiri UJB tersebut, maka namanya diabadikan menjadi nama gedung Auditorium Universitas Janabadra.

Universitas Janabadra merupakan salah satu Universitas tertua di Yogyakarta yang memiliki 8 Prodi S1 vdan 3 Prodi S2 telah membuat dan melahirkan berbagai macam prestasi dari mahasiswa dan seluruh alumninya, dari bidang prestasi akademik maupun olahraga. Alumni Universitas Janabadra telah berhasil meraih jabatan atau pekerjaan di dunia kerja yang cukup membanggakan di mana mereka saat ini banyak yang duduk di instansi pemerintahan maupun menjadi seorang wirausahawan yang berhasil. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

 


 





Baca Juga