Beri Amanat Peringatan Hari Armada, Kasal Tekankan Perubahan Lingkungan Strategis yang Dinamis Sebagai Tantangan TNI AL


Danlanal Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Arya Delano, membacakan amanat Kasal dalam upacara peringatan hari Armada. Foto: ist

YOGYAKARTA - Seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta Lantamal V, mengikuti upacara Peringatan Hari Armada Republik Indonesia Tahun 2018, di lapangan Apel Mako Lanal Yogyakarta, Jl. Melati Wetan no 62, Baciro, Yogyakarta, Rabu (05/12/18) pagi.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Komandan Lanal (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E., M.Pd, dengan Komandan Upacara (Danup) oleh Kaur Lidkrim Pamfik Lanal Yogyakarta, Kapten Laut (PM) Tri Pambudi. Susunan pasukan upacara terdiri dari 1 Pok Perwira Menengah (Pamen), 1 Ton gabungan Perwira Pertama (Pama) dan Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal), 1 Ton bersenjata gabungan Bintara dan Tamtama serta 1 Ton PNS Lanal Yogyakarta. 

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. dalam amanat yang dibacakan oleh Danlanal Yogyakarta menuturkan, peringatan Hari Armada RI yang dilaksanakan setiap tahun, bukan kegiatan seremonial semata,

“Namun dibalik itu terdapat makna rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Eesa karena hingga saat ini Komando Armada RI masih dapat melaksanakan tugas sebagai Bhayangkari di laut, dan juga merupakan wujud introspeksi dan evaluasi bagi jajaran Armada RI atas pelaksanaan tugas yang telah diemban, sehingga kedepan akan semakin baik,” kata Danlanal membacakan amanat Kasal.

Dalam amanat tertulisnya, Kasal juga menekankan terkait situasi dan perubahan lingkungan strategis, baik global, regional maupun nasional bergerak sangat cepat dan dinamis, sehingga sulit untuk diprediksi. Dinamika Politik dan keamanan internasional maupun regional diwarnai berbagai isu antara lain eksistensi kelompok ISIS, peningkatan ketegangan di laut Tiongkok selatan dan semenanjung Korea, modernisasi kekuatan militer di kawasan sengketa perbatasan antar negara, pelanggaran wilayah, kelangkaan energi serta gangguan keamanan maritim dan keselamatan navigasi,

“Dalam lingkup nasional, kecenderungan keamanan masih diwarnai adanya isu politik terutama dikaitkan dengan Tahun Politik 2019, separatisme, gangguan keamanan di dan lewat laut serta kejahatan lintas negara/ _Trans-National Crimes_ yang dapat mengancam integritas kedaulatan NKRI, menimbulkan kerugian negara dan mengganggu stabilitas kemanan nasional,” ungkap Kasal.

“Permasalahan tersebut bukanlah suatu hambatan namun merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama untuk mengamankan kepentingan nasional bangsa Indonesia,” tegas Kasal dalam amanatnya.

Adapun dalam rangkaian Peringatan Hari Armada RI Tahun 2018, Lanal Yogyakarta bekerja sama dengan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Yogyakarta didukung Persatuan Olah Raga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menyelenggarakan event Lomba Dayung Danlanal Yogyakarta Cup 2018.

Lomba dayung dengan tema "Semangat Dayung Jiwa Bahari" tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 Desember 2018 bertempat di waduk Sermo Kokap, Kulonprogo dengan kategori perlombaan meliputi Dragon Boat, Kayak Putra dan Kayak Putri serta Perahu Karet.

Animo peserta sampai dengan selesai waktu penutupan pendaftaran, 30 November 2018 masih tinggi. Peserta yang mendaftar bukan hanya dari wilayah DIY, tetapi juga dari luar, diantaranya dari Jakarta, Surabaya, Probolinggo serta daerah lainnya. (kt1)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga