Senin, 10/12/2018 19:17 WIB | Dibaca: 332 kali

Pelajar Tzu Chi School Diberi Pembekalan Bela Negara Oleh Kolinlamil


Pelajar dari SMA Tzu Chi School di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara mengikuti pembekalan bela negara dari Kolinlamil. Foto: ist

JAKARTA -  Ada suasana berbeda di  Sekolah Menengah Atas (SMA) Tzu Chi School di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara Senin (10/12). Sedikitnya 548 pelajar dari sekolah yang didirikan oleh yayasan Buddha Tzu Chi yang Berpusat di Hualien, Taiwan ini mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan oleh Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

Program wawasan kebangsaan yang disampaikan Staf Potensi Maritim (Spotmar) Kolinlamil ini diawali dengan upacara bendera dengan Inspektur Upacara Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Hari Mulyadi, S.E.,M.M., M.Han.

Para pelajar begitu khidmat mengikuti prosesi upacara bendera yang merupakan salah satu dari program bela Negara sebagai bagian dari kegiatan pembinaan ketahanan wilayah (bintahwil). 

Kolonel Laut (P) Hari Mulyadi menjelaskan kegiatan program bela Negara merupakan kunci kekuatan dalam menghadapi masuknya potensi ancaman fisik dan nonfisik. Menurut dia, kekuatan dibangun dengan cara memperkuat identitas dan jati diri bangsa serta membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dan bersinergi dari seluruh komponen bangsa. Hal itu dilakukan melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan Kesadaran Bela Negara,

“Para pelajar disadarkan tentang arti penting bela negara di berbagai bidang. Program ini harus disosialisasikan kepada para pelajar diberbagai wilayah dan Kolinlamil melaksanakannya di wilayah Jakarta Utara,” tuturnya dikutip dari keterangan resmi Dinas Penerangan Kolinlamil yang diterima redaksi.

Upacara bendera merupakan salah satu program bela negara sebagai upaya penghormatan dan penghargaan terhadap simbol Negara.

“Dengan melaksanakan upacara bendera, para pelajar dan sekolah telah berupaya menghormati dan menghargai simbol negara. Hal ini juga merupakan bentuk melestarikan nilai-nilai cinta tanah air yang bagian dari implementasi wawasan kebangsaan,” terang Alumni AAL 35 tahun 1989 ini.

Sekadar informasi, yayasan Buddha Tzu Chi adalah sebuah NGO yang telah terdaftar di PBB, didirikan Master Cheng Yen pada tahun 1966. Saat ini Tzu Chi berdiri di 52 negara. Kegiatan Tzu Chi terfokus pada empat misi utama, dari misi amal sosial, misi kesehatan, misi pendidikan, sampai misi budaya humanis. (pr)

Redaktur: Faisal


 





Baca Juga