Camat Pakem: Volcano Run Buktikan Merapi Aman Dikunjungi Meski Level II Waspada


Camat Pakem, Kabupaten Sleman, Suyanto, turut menjadi penggembira Volcano Run 2019. Foto: ist

SLEMAN – Gelaran Volcano Run, di Museum Gunung Merapi, Pakem, Sleman, Minggu (09/10/2019) menunjukkan Gunung Merapi yang saat ini berstatus waspada masih aman untuk dikunjungi wisatawan,

“Dengan Volcano Run membuktikan bahwa meski Merapi yang saat ini pada level 2 waspada masih tetap aman untuk  berwisata, khususnya di wilayah  Kecamatan Pakem, khususnya juga di kawasan Kaliurang dan sekitarnya,”  ungkap Camat Pakem, Kabupaten Sleman, Suyanto S.Sos. MM yang turut menjadi peserta penggembira.

Suyanto juga mengapresiasi Volcano Run 2019 yang diselenggarakan di wilayahnya. Menurut dia acara berlangsung sukses, terlihat dari antusiasme peserta yang luar biasa.

Hal itu sangat membantu promosi wisata Pemerintah Kabupaten Sleman,

“Kalau tidak dibatasi tentunya sangat membludak. Selain itu acara ini sangat mendukung pariwisata, karena sambil lari menikmati panoroma gagahnya Gunung Merapi dan keasrian alam di sepanjang jalur lari,” tukasnya.

Dikatakan Suyanto, event Volcano Run juga sekaligus dijadikan ajang nguri-uri (merawat) budaya lokal Sleman yang menunjang pariwisata, karena pada titik-titik strategis jalur lari digelar pentas seni,

“Seni tradisi yang dipertunjukkan diantaranya adalah peserta disambut dengan bregodo berpakaian prajurit jawa tempo dulu. Tentunya ini menimbulkan kesan tersendiri bagi peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Suyanto yang turut bertanding pada nomor lari 5 Kilo Meter (Km) juga mengaku mengikuti Vulcano Run 2019 untuk memotivasi masyarakat untuk mensukseskan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS),

“Saat ini pemerintah Kabupaten Sleman tengah menggencarkan program GERMAS yang salah satunya dengan berolahraga, oleh karenanya saya turut mensukseskan acara Volcano Run 2019 ini,” ungkap penghobi olahraga badminton ini.

Suyanto berharap, Volcano Run menjadi agenda rutin tahunan. Selain kategori 5, 10 dan 21 Km diharapkan ke depan dibuka juga jarak 42 Km,

“Agar bisa jelajah semua wilayah Kecamatan Pakem, dapat mesukseskan target kunjungan wisatawan ke Sleman. Tahun 2019 ini targetnya 10 juta. Event ini secara khusus juga diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Pakem sehingga dapat meningkatan perekonomian dan pendapatan masyarakat,” harapnya. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

 


 



Terpopuler


Baca Juga