Senin, 01/04/2019 22:53 WIB | Dibaca: 510 kali

PB HMI Daftarkan Relawan Pemantau Pemilu Independen di Bawaslu DIY


Pengurus PB HMI saat kunjungan di Bawaslu DIY. Foto: Ist

YOGYAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) akan terlibat aktif menyukseskan Pemilu 2019. Salah satunya, dengan ikut mendaftarkan diri ke Bawaslu sebagai lembaga pemantau Pemilu Independen.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PB HMI Abdul Azis saat mengunjungi Kantor Bawaslu DIY, Senin (01/04/2019).  Dalam kunjungan tersebut, tim dari PB HMI diterima oleh para Komisioner Bawaslu DIY yaitu, Bagus Sarwono, Sutrisnowati dan Muh. Yasin.

Menurut Abdul Azis, HMI memiliki segenap potensi dan sumber daya untuk mengawal dan mewujudkan demokrasi melalui pemantauan partisipatif,

"Untuk di wilayah Jateng (Jawa Tengah ) – DIY, HMI ada 13 cabang dengan sebaran 24 Kota/ Kabupaten. Relawan Pemantau Pemilu juga sebagai bukti bahwa HMI sebagai moral force dalam meneguhkan komitmen kebangsaan, agar kualitas demokrasi kita dapat meningkat. Sejak awal, PB HMI terus mensosialisasikan HMI Kawal Demokrasi," kata Azis didampingi Sahal Munir (Ketua Umum Badko HMI Jawa Tengah-DIY), serta Arief Muhammad (Ketua Umum HMI Cabang Bulaksumur). 

Dijelaskan Aziz, HMI telah membentuk Relawan Pemantau Pemilu di semua tingkatan, guna memastikan pemilu berlangsung secara demokratis sarat integritas,

"Relawan Pemantau Pemilu ini merupakan agenda partisipasi kebangsaan yang diinisiasi oleh bidang politik dan pemerintahan PB HMI," tukasnya.

Sahal menambahkan, pihaknya siap mendukung  penyelenggara Pemilu 2019 demi terlaksananya pesta demokrasi yang berjalan tertib, damai, bebas dari ujaran kebencian dan HOAX,

"Kami datang ke sini dalam rangka menyampaikan dukungan moril kepada  penyelenggara pemilu 2019, dalam hal ini Bawaslu sebagai mitra dari Relawan Pemantau Pemilu dari HMI" ujarnya. 

Dikatakan Sahal, sebagaimana diketahui, pemilu 2019 merupakan pemilu paling kompleks dalam sejarah kepemiluan di dunia; yakni pemilihan presiden, perwakilan daerah, dan perwakilan rakyat di berbagai level tingkatan secara bersamaan,

"Ini adalah pemilu paling rumit dalam persiapan hingga pelaksanaannya, meski begitu kita harus semarakkan dan sukseskan hajatan rutinan lima tahunan ini," pungkas Sahal. (rd)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga