Srawung Lan Sinau ASI, Sanggar ASI Indonesia Beri Edukasi Tentang Pentingnya Menyusui


Sanggar ASI Indonesia menggelar acara Srawung Lan Sinau ASI di Dusun Babadan. Foto: Ist

SLEMAN - Sanggar ASI Indonesia bekerjasama dengan PKK dusun Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman menggelar kegiatan unik “Srawung Lan Sinau ASI” Minggu (04/05/2019) pagi. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan merayakan Pekan Menyusui Sedunia.

Raisika, Founder dan Direktur Sanggar ASI mengatakan , dipilihnya dusun Babadan sebagai lokasi kegiatan karena Kantor Sanggar ASI berada di Dusun Babadan desa Wedomartani. Sebagai Platform Social Enterprise yang concern di Isu pengasuhan Alami dan Rasional termasuk didalamnya dukungan bagi ibu menyusui,

“Sanggar ASI ingin memberikan dampak positif di lokasi terdekat-ring 1 dimana institusi beroperasi, sehingga keberadaan Sanggar ASI dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat desa Wedomartani pada khususnya dan masyarakat luas,” katanya usai kegiatan.

Menurut Raisika sebelum berperan mendunia masyarakat Indonesia harus terlebih dahulu berperan membangun desa. Kegiatan Srawung Lan Sinau ASI, kata dia,  gratis untuk seluruh peserta dan merupakan bagian dari program sosial atau program tanggung jawab berkelanjutan,

“Sebagai Social enterprise atau bisnis sosial, tidak hanya kegiatan tahunan Srawung lan sinau ASI dalam rangka pekan menyusui sedunia ini saja, tapi juga seluruh program SR Sanggar ASI meliputi,layanan konseling menyusui setiap hari diruang Laktasi Sanggar ASI, ruang diskusi ASI, ruang diskusi MPASI, Kopdar InspirASI jumpa komunitas, pelatihan motivator ASI, pelatihan Manajemen ASI di taman pengasuhan anak, dan lainnya secara Gratis,” ungkapnya.

Raisika menjelaskan, program SR Gratis karena didanai dari keuntungan Bisnis Retail perlengkapan bayi dan Ibu menyusui, sesuai tujuan dari platform Social enterprise Sanggar ASI, berkegiatan sosial dengan kemandirian usaha dan berkelanjutan,

“Oleh karena itu, Sanggar ASI berterima Kasih kepada para pelanggan Sanggar ASI yang telah berbelanja di Sanggar ASI, karena belanja anda donasi anda,”imbuhnya.

Kepala padukuhan Babadan sekaligus Pembina PKK Dusun Babadan Ibu Suci Triliantuti mengatakan senang dengan keberadaan Sanggar ASI di dusun Babadan dan memberikan kesempatan kepada PKK untuk berkolaborasi dalam kegiatan Srawung Lan Sinau ASI,

Menurutnya, meskipun kegiatan ini kegiatan edukasi tentang pentingnya menyusui namun dikemas dengan acara yang unik, santai dan gembira sehingga masyarakat tidak merasa “digurui”, bersenang-senang dan berkumpul-srawung Bersama keluarga dan warga masyarakat sekaligus juga belajar-lan Sinau ASI,” ujarnya.

Rangkaian acara “ Srawung Lan Sinau ASI  didahului dengan jalan sehat keluarga, dilanjutkan lomba senam, kemudian masuk ke acara edukasi yaitu Bincang InspirASI dengan materi panel tentang “ pentingnya menyusui untuk mencegah stunting”

Hadir sebagai pembicara Ahli Gizi dari puskesmas Ngemplak, Niken Kuntolowati, Sgz ., yang menyampaikan materi “ Peran Ayah dalam keberhasilan menyusui”. Kemudian, Ketua Komunitas Ayah ASI Jogja, Yandra Rahadian Permana dan pemaparan kisah inspiratif pembentukan Komunitas Ayah Peduli ASI di dusun Jetis Desa Widodomartani oleh kepala padukuhan Jetis Widodomartani Haryono.

Bincang InspirASI kemudian dilanjutkan dengan materi “ Cara Menggendong bayi yang ergonomis, Aman, dan Nyaman” pemateri oleh Henti Nikimawati seorang Konsultan menggendong dari School Of Babywearing UK (Inggris) yang juga Owner Brand Gendongan Nana Babycarrier.

Peserta tampak antusias bertanya dan berdiskusi dalam Bincang InspirASI panel tentang ASI tersebut. Kegiatan juga diramaikan dengan tenant-tenant bazaar UMKM, dan Booth Pojok Gendongan Oleh Komunitas Yogjakarta Babywearer, Pojok Baca Oleh TBM Wijayakusuma Wedomartani, Konseling menyusui oleh Tim Konselor Sanggar ASI, dan taman bermain bagi anak-anak. Kegiatan Srawung Lan Sinau ASI ditutup dengan pembagian hadiah hiburan dari para sponsor dan pengundian Doorprize utama sebuah sepeda lipat.

“Pekan Menyusui sedunia yang hadir setiap tahunnya pada minggu pertama bulan Agustus (1-7 Agustus) menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan dukungan bagi keberhasilan menyusui. Pada tahun 2019 ini, perayaan pekan menyusui sedunia mengusung tema  Berdayakan orang tua untuk bisa menyusui,” tutup Raisika. (kt1)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga