Bawaslu DIY Raih Penghargaan Inovasi Pencegahan Terbaik dalam Ajang Bawaslu Award 2019


Ketua Bawaslu DIY,Bagus Sarwono saat menerima penghargaan dalam ajang Bawaslu Award 2019 di Jakarta. Foto:ist

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Pemilu Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY), meraih penghargaan Inovasi Pencegahan terbaik dalam ajang Bawaslu Award edisi kelima tahun 2019 yang diselenggarakan Bawaslu RI di Jakarta, Jumat (25/10/2019) yang lalu. 

Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono mengungkapkan, Bawaslu Award merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan atas capaian dan kerja keras pengawas pemilu baik di Indonesia maupun di luar negeri yang telah memberikan kontribusi signifikan dan kinerja yang baik dalam melakukan pengawasan Pemilu 2019 lalu. Menurutnya penghargaan yang diraih Bawaslu DIY merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bawaslu di DIY yang telah bekerja keras dalam menyukseska pemilu 2019,

“Penghargaan ini tentu merupakan buah kerja keras seluruh jajaran Bawaslu DIY dalam rangka melakukan inovasi pencegahan terhadap terjadinya pelanggaran baik itu pidana maupun administrasi selama tahapan pemilu berlangsung,” katanya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (29/10/2019).

Bagus menjelaskan, dalam melakukan upaya pencegahan tersebut Bawaslu DIY melakukan enam program inovasi pencegahan antara lain  Desa Anti Politik Uang (APU). Menurutnya gerakan desa APU ini merupakan gerakan mendorong mewujudkan pemilu yang adil, bersih, beradab, dan berintegritas.

“Gerakan desa menjadi salah satu pencegahan yang paling efektif mengingat desa merupakan struktur terkecil dalam sistem pemerintahan Indonesia dengan kearifan lokal yang masih lestari,” tuturnya.

Selain itu, juga digelar Flashmob yang bertujuan untuk melakukan sosialiasi tentang anti politik uang, ujaran kebencian, dan hoax. Kegiatan ini, kata dia,  dilakukan di titik Nol km Kota Yogyakarta yang merupakan tempat strategis dan ramai.

Bawaslu DIY juga membuat Video ILM (pesan- pesan tentang pemilu) yang dilakukan atas kerjasama Bawaslu DIY, Korem 072 Pamungkas, Polda DIY, dan Pemerintah DIY. Kemudian memasang Banner yang berisi tentang sosialisai gerakan anti politik uang, ujaran kebencian, dan hoax atau disingkat Ampuh yang dipasang di Bandar Udara Adi Sutjipto atas kerjasama dengan angkasapura  1,

“Kemudian perekrutan relawan pengawas pemilu. Kegiatan ini merupan penjabaran dari gerakan pengawas partisipatif yang dilakukan oleh Bawaslu RI. Bawaslu  DIY mampu merekrut 99  organisasi masyarakat sipil dan 2.417 relawan yang bersedia menjadi relawan pengawas pemilu,” tukasnya.

Bawaslu DIY juga bekerjasama dengan Perguruan Tinggi yang ada di DIY. Diantaranya dengan KKN tematik yang diselenggarakan atas kerjasama UMY dan UKDW

“Bawaslu DIY melakukan uji petik di berbagai perguruan tinggi di DIY. Uji petik ini bertujuan untuk memetakan mahasiswa yang sudah mengurus perpindahan pemilih dengan menggunakan form A-5,” imbuhnya.

Khusus edisi kelima ini Bawaslu Award mengusung 13 tiga belas nominasi penghargaan salah satunya inovasi pencegahan.

Penilaian Bawaslu Award 2019 dilakukan oleh Tim Panel Eksternal yang terdiri dari para penggiat pemilu dibantu pejabat struktural dan tenaga ahli Bawaslu. Tim panel tersebut melakukan penilaian nominasi berdasarkan sistem penilaian, rumusan kriteria, dan indikator maupun cara penilaian yang telah dirancang dan disepakati. Hal ini demi menghasilkan tingkat akurasi penilaian terhadap para nominator. Setelah melakukan serangkaian penilaian, Tim Panel akan merekomendasikan beberapa nama kepada pimpinan Bawaslu untuk kemudian dijadikan nominator Bawaslu Award 2019 dan dipilih menjadi pemenan melalui forum pleno.

“Berdasarkan forum pleno tersebut dari ketiga belas kategori tersebut Bawaslu DIY mampu meraih penghaan Inovasi pencegahan terbaik pertama,” pungkas Bagus.

Sekadar informasi, acara Bawaslu Award juga dihadiri Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Puspayoga serta jajaran anggota Komisi II DPR. (kt1)

Redaktur: Ja’faruddin AS.

 


 



Terpopuler


Baca Juga