APBD 2020 Didorong Jadi Pondasi Menuju Yogyakarta Sebagai Kota Koperasi


Antonius Fokki Ardiyanto. Foto:ist

YOGYAKARTA – Komisi B DPRD Kota Yogyakarta mendorong Yogyakarta sebagai Kota Koperasi.

Anggota Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto S.IP

Mengungkapkan, kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan di tahun anggaran 2020 untuk menuju Kota Yogyakarta sebagai Kota Koperasi  antara lainPembinaan kelembagaan koperasi. Menurutnya, kegiatan tersebut meliputi  pembinaan kelompok pra koperasi, evaluasi kelembagaan koperasi dan peningkatan kapasitas manajemen pengelolaan koperasi,

“Kemudian pembinaan dan pengembangan koperasi meliputi layanan klinik koperasi sehat, peningkatan kapasitas pengembangan BUKP, gelar produk koperasi,” katanya seusai mengikuti rapat kerja membahas Rencana Kerja Anggaran APBD 2020 Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Rabu (13/11/ 2019).

Fokki menjelaskan, total daya dukung anggaran sebagai pondasi dasar dalam APBD 2020 Kota Yogyakarta untuk menuju Kota Yogyakarta sebagai Kota Koperasi adalah Rp. 1.230. 455. 000 Miliar,

“Disamping daya dukung anggaran kita juga di tahun 2020 akan melakukan konsultasi ke Kementrian Koperasi dalam rangka sharing tentang apa, bagaimana dalam menuju Kota Yogyakarta sebagai Kota Koperasi,” ujarnya.

Fokki menjelaskan, seperti dipahami bersama bahwa konstitusi kita UUD 1945 mengamanatkan sesuai dengan pasal 33 UUD 1945 yang dikonsepsikan oleh Founding Father Bangsa yaitu Bung Hata bahwa sokoguru perekonomian Indonesia adalah Koperasi dimana dasar dari koperasi adalah demokrasi ekonomi menuju kesejahteraan rakyat yang berkeadilan sosial. Maka ini menjadi dasar ideologis dalam mengimplementasikan segala program n kegiatan yang akan dilakukan oleh pemerintah kota yogyakarta dalam menuju Kota Yogyakarta sebagai Kota Koperasi,

“Ada beberapa hal yang akan dimulai dalam mewujudkan Kota Yogyakarta menuju Kota Koperasi yaitu  akan melakukan langkah langkah ideologis dan taktis strategis,” tukasnya.

Langkah tersebut akan diawali dengan bekerja sama dengan Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM  dan untuk menyamakan frekuensi antara berbagai pemangku kepentingan pemerintah, legislatif dan pelaku koperasi di Kota Yogyakarta,

”Dalamwaktu dekat kami akan mengundang Prof Edi Swasono dan Revrisond Baswir sebagai narasumber dalam Peringatan Hari Koperasi,” tutupnya. (kt1)

Redaktur:Faisal


 





Baca Juga