Jumat, 06/12/2019 18:17 WIB | Dibaca: 118 kali

BKBH FH USM Jadi Laboratorium Mini Paralegal


BKBH FH USM menyelenggarakan Pelatihan Dasar Paralegal. Foto: doc/Mukharom

SEMARANG - BKBH FH USM mempersiapkan mahasiswa sebagai paralegal profesional yang mempu menangani perkara langsung dengan pendampingan advocat.

Ketua BKBH FH USM Agus Saiful Abib mengungkapkan, sebagai langkah mempersiapkan paralegal yang berkompeten, BKBH FH USM telah menyelenggarakan pelatihan dasar paralegal, belum lama ini. Menurutnya pelatihan diselenggarakan agar mahasiswa lebih siap untuk menangani perkara,

“BKBH akan dijadikan sebagai laboratorium mini bagi mahasiswa FH USM yang menganani perkara secara langsung dengan pendampingan seorang advokat,” ungkap Agus dalam pers rilis yang diterima redaksi, Sabtu (06/12/2019)

Agus menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan di Gedung V lantai 6 selama 2 hari, sejak sabtu 30 November hingga 1 Desember 2019 yang lalu mengangkat tema; ‘Urgensi Paralegal Guna Mewujudkan Keadilan’.

Menurutnya, dalam pelatihan dihadirkan 4 pemateri pemateri yaitu, Nurwita Kusumaningrum, S.H., M.H. (Kanwilkumham Jawa Tengah), Herdin Pardjuangan, S.H., (LBH Semarang) Dr. Ani Triwati, S.H., M.H. (Ketua BKBH FH USM 2012-2017) serta Bagus Hendradi Kusuma, S.H., M.H. (Ketua LKBH UNNNES 2012-2017),

“Para pemateri tersebut membawakan materi terkait bantuan hukum struktural, komunikasi publik, perkembangan sistem hukum Indonesia, dan strategi advokasi bantuan hukum,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Prodi S1 Ilmu Hukum Dr. Amri Panahatan Sihotang, SS., SH., M.Hum. mengatakan, Pelatihan Dasar Paralegal merupakan salah satu program kerja BKBH FH USM tahun 2019-2020.

Menurut Amri, paralegal adalah asisten advokat yang secara langsung berkontribusi mewujudkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat tidak mampu.

“Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 100 mahasiswa FH USM dan mahasiwa FH se Kota Semarang ini diharapkan mampu menjadikan spirit bagi OBH Kampus untuk terus berjuang bersama guna memberikan akses keadilan melalui bantuan hukum secara cuma-Cuma,” tuturnya.  (pr/kt3)

Redaktur: Ja'faruddin AS

 

 

 


 





Baca Juga